Mengenal Hans Leitert, Konsultan Kiper Liverpool

Mengenal Hans Leitert, Konsultan Kiper Liverpool

Redzi Arya Pratama - Sepakbola
Kamis, 08 Feb 2018 18:25 WIB
Mengenal Hans Leitert, Konsultan Kiper Liverpool
Foto: Instagram @HansLeitert
Jakarta - Mari berkenalan dengan Hans Leitert, konsultan kiper Liverpool. Namanya sering terdengar belakangan ini seiring buruknya performa dua kiper The Reds.

Awalnya banyak yang menyangka bahwa Leitert merupakan pelatih kiper baru The Reds. Namun, Leitert hanya menjadi konsultan kiper di sana. Sementara pelatih kiper masih diisi oleh John Achterberg. Bahkan Leitert sudah mengisi posisi tersebut sejak 2016. Hanya saja baru terdengar namanya saat ini.

Posisi kiper memang menjadi salah satu sumber kritik di Liverpool. Simon Mignolet dan Loris Karius dianggap tak mampu memberikan performa maksimal, plus masih angin-anginan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Liverpool Echo, tugas Leitert sebagai konsultan tidak hanya membantu Achterberg untuk mengembangkan dua kiper yang ada. Pria yang pernah jadi kiper itu juga bekerja dengan tim pencari bakat untuk mencari kiper potensial yang dirasa bisa didatangkan.

Pengalaman Leitert sangat banyak di dunia sepakbola terutama terkait kiper. Ia sempat menghabiskan lima tahun di Red Bull Global Soccer pada periode 2010-2015, meliputi New York Red Bull, Salzburg, dan RB Leipzig. Ia juga sempat menjadi pelatih kiper Tottenham Hotspur di era Juande Ramos pada 2008. Bahkan sudah merilis buku berjudul The Art of Goalkeeping dan berkontribusi apada beberapa DVD Instruksi menjadi kiper profesional.

"Bagi pelatih kiper hal yang terpenting adalah menganalisis performa teknik maupun taktik pada laga dan latihan. Ada tiga hal terpenting pada performa kiper; Bagaimana performanya saat mempertahankan gawang, mempertahankan area di depan gawang, dan mendistribusikan bola ke depan," ujar Leitert pada 2015 seperti yang dilansir Liverpool Echo.

"Itu menjadi tugas pelatih kiper yang utama. Kami biasa menggunakan statistik persentase penyelamatan untuk mengobservasi pengaruh kiper di sebuah pertandingan. Peran pelatih kiper adalah menemukan pola terbaik, profil, hingga naskah kiper saat pertandingan."

"Kesalahan besar kiper di menit terakhir adalah sebuah masalah. Kita semua tahu itu. Tapi, bagaimana menilai kesalahannya? Apakah ini terjadi begitu saja atau memang konsekuensi dari proses yang lain. Apakah kesalahan terjadi karena defleksi yang tidak terlihat, atau melihat lampu sorot saat mencoba mengantisipasi umpan tinggi."

"Ketika ada kiper yang mengatakan bahwa dia kebobolan karena bingung harus menangkap atau menepis, diketahuilah masalahnya. Pengambilan putusan yang lama. Itu adalah salah satu cara pelatih kiper menganalisis kondisi," tukas dia.

Melihat pernyataan Leitert di atas, seharusnya Liverpool bisa memperbaiki masalah Mignolet dan Karius. Karena dia punya banyak pengetahuan, pun dengan Achterberg yang menjadi staf bahkan sebelum Juergen Klopp bergabung. (din/mrp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads