Laga itu digelar hanya tiga hari setelah City bertandang ke markas Arsenal, Kamis (1/3). Berbeda dengan City, yang baru saja menjuarai Piala Liga Inggris, Chelsea justru dalam suasa yang kurang ideal.
The Blues baru saja ditekuk Manchester United 1-2, yang menandai kekalahan ketiganya dalam lima pertandingan terakhir di Premier League. Mengingat posisinya yang kini terlempar dari empat besar, Chelsea dilarang kehilangan angka lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di hari yang sama Arsenal akan bertandang ke Brighton & Hove Albion. The Gunners tercecer dalam persaingan finis empat besar usai tertinggal 10 angka dari Tottenham Hotspur yang menempati peringkat keempat.
Brighton menjadi kesempatan Arsenal untuk mengakhiri laju buruknya sekaligus meringankan sorotan kepada sang manajer, Arsene Wenger.
Beralih ke London, Tottenham akan menghadapi Huddersfield Town di Wembley, Sabtu (3/3). Peluang bagi Spurs melanjutkan rangkaian kemenangannya sekaligus mengukuhkan posisinya di klasemen.
Laga tricky justru dialami Liverpool karena akan menghadapi Newcastle United di Anfield. Meski hanya menduduki peringkat 15 klasemen, Newcastle tidak terkalahkan dalam tiga pertemuan terakhirnya dengan Si Merah dengan meraih sekali kemenangan.
Sedangkan pada pertemuan terakhir di Merseyside, Liverpool membuang keunggulan dua gol sebelum ditahan Newcastle 2-2, April 2016.
Manchester United bermain paling akhir. Pada Selasa (6/3) dinihari WIB, MU bertandang ke markas Crystal Palace dengan misi melanjutkan momentum positif usai mengalahkan Chelsea.
Setan Merah wajib membawa pulang angka penuh kalau tidak ingin disalip Liverpool dan dipepet Tottenham.
[Gambas:Sportradar]
(rin/krs)










































