Moyes Sakit Hati Ingat Musim Lalu

Moyes Sakit Hati Ingat Musim Lalu

- Sepakbola
Senin, 11 Jul 2005 05:44 WIB
Jakarta - Pelatih Everton David Moyes mengaku sakit hati jika mengingat awal musim lalu banyak orang meminta dirinya dipecat. Kini Moyes membidik target gelar bagi The Toffes.Musim 2003/2004 bukanlah musim yang baik bagi Moyes. Saat itu Everton hampir saja terlempar ke zona degradasi, menempati peringkat terakhir zona aman, 17.Akibat prestasi mengecewakan tersebut, banyak suara yang menuntut manajemen Everton memecat Moyes. Namun pihak manajemen memutuskan untuk tetap mempertahankannya. Salah satu yang menjadi pertimbangan ialah keberhasilannya membesarkan superstar baru di Inggris, Wayne Rooney. Everton juga kemudian mendapat pemasukan luar biasa dari penjualan Rooney ke Manchester United.Keputusan Everton untuk kembali memberikan kesempatan kepada Moyes tidak keliru. Di tahun ketiganya melatih Everton, pelatih berusia 42 tahun itu mulai menunjukkan tanda-tanda sukses. Everton dibawanya ke zona Liga Champions."Tahun lalu di masa-masa liburan seperti ini, saya merasa sangat sakit hati karena orang-orang meminta saya dipecat. Hal itu sangat melukai saya, karena mereka yang mengatakan hal itu tidak mengetahui apapun tentang latar belakang saya, atau apa yang akan saya lakukan," kenang Moyes, seperti dilansir Sky, Minggu (10/7/2005).Namun mantan pelatih Preston North End itu bukan tipe orang yang gampang menyerah. Meski ditekan, dirinya tetap konsentrasi dengan pekerjaannya. Bukti karyanya pun segera terlihat. Selain prestasi klub yang lumayan sukses, Moyes juga kembali mengorbitkan bintang baru seperti Thomas Gravesen yang kemudian diboyong Real Madrid."Apa yang harus Anda lakukan jika hal itu terjadi ialah menggali lebih dalam, bekerja lebih keras dan yakin apa yang Anda kerjakan. Itulah yang kami lakukan musim lalu, dan saya harap kami kembali melakukannya musim ini. Sebab seperti tahun lalu, orang selalu menunggu kami gagal," tuturnya."Saya merasa masih belum memenangkan sesuatu bagi Everton. Saya tidak yakin apakah berada di Liga Champions berarti telah memenangkan sesuatu. Tanda-tanda Everton menuju ke arah yang benar sudah terlihat. Kini yang harus kami lakukan adalah menggunakannya untuk memperoleh sesuatu," tandasnya. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads