Abramovich Diselidiki UEFA
Minggu, 28 Agu 2005 15:41 WIB
Jakarta - Biliuner Rusia pemilik Chelsea, Roman Abramovich, tersangkut masalah. Kabarnya dia akan diperiksa UEFA atas dugaan melakukan kecurangan transfer. Adalah surat kabar News of the World yang pertama kali menghembuskan isu tersebut ke permukaan. Dikatakan surat kabar tersebut UEFA dan FIFA akan melakukan pertemuan pada dua pekan ke depan guna menyelidiki soal jaringan mafia yang mengancam integritas sepakbola. Penyelidikan dilakukan menyusul pemuatan sebuah artikel di koran berbasis di Belanda, Football International, yang membeberkan soal penyimpangan transfer yang melibatkan beberapa klub termasuk Chelsea. Dalam laporan setebal 14 halaman tersebut disebutkan kalau ada tanda tanya soal pola transfer Chelsea dengan beberapa klub. Selain terhadap Chelsea, UEFA juga akan melakukan penyelidikan terhadap CSKA Moscow, PSV Eindhoven, Porto, Benfica dan Corinthians. "Jika ini adalah jaringan laba-laba maka sudah menjadi tugas kami untuk menguraikannya. Kami membaca artikel tersebut beserta berbagai informasi yang telah kami terima," tutur ketua eksekutif UEFA Lars-Christer Olsson. Selain kecurigaan soal transfer, UEFA juga mengungkapkan kekhawatirannya dengan keberadaan Abramovich sebagai orang kuat di Chelsea dan CSKA Moscow. "Kalau Abramovich hanya berinvestasi pada satu klub saja, katakanlah Chelsea, maka itu tidak menjadi masalah. Tapi kami tidak bisa membiarkan seseorang atau sebuah grup memiliki posisi dominan di lebih dari satu klub yang berpartisipasi di kompetisi kami," lanjut Olsson. Persoalan kepemilikan ganda Abramovich sempat menjadi masalah pada perhelatan Liga Champions musim lalu, saat Chelsea berada satu grup dengan CSKA pada babak penyisihan grup. Ketika itu salah satu klub terancam diskualifikasi. Tetapi Abramovich berhasil meyakinkan UEFA kalau dirinya tidak memiliki pengaruh di CSKA karena yang menjadi sponsor klub tersebut adalah perusahaan miliknya (Sibneft) bukan dirinya pribadi. (mel/)











































