sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 25 Apr 2019 15:27 WIB

MU Ingin Ganti De Gea dengan Jan Oblak?

Yanu Arifin - detikSport
David De Gea kabarnya akan diganti MU dengan Jan Oblak. (Foto: Phil Noble/Reuters) David De Gea kabarnya akan diganti MU dengan Jan Oblak. (Foto: Phil Noble/Reuters)
Manchester - Manchester United dikabarkan mulai berniat merombak penjaga gawangnya. David De Gea disebut-sebut akan diganti dengan Jan Oblak, kiper Atletico Madrid.

De Gea baru saja kebobolan dua gol, saat MU dikalahkan Manchester City 0-2 di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. Catatan itu membuat performa sang kiper terus menjadi sorotan.

Hingga dua gol City masuk ke gawangnya, De Gea tercatat sudah kebobolan 50 kali di Premier League musim ini. Ia tinggal berjarak tiga gol lagi untuk menyamai capaian terburuknya sebagai kiper, yakni ketika kebobolan 53 kali di Atletico Madrid pada musim 2010/2011.




Performa De Gea mulai menjadi sorotan usai membuat blunder di laga melawan Barcelona, kemudian kebobolan empat kali saat melawan Everton, dan kini tak mampu mengamankan gawang MU dari gempuran City.

Sebelumnya, seperti dilansir Metro, MU kabarnya ingin mengganti De Gea dengan Jan Oblak. Selain performa De Gea yang menurun, MU ingin menggantinya karena sang pemain menuntut kenaikan gaji dengan meminta bayarannya setara Alexis Sanchez, yakni 400 ribu pound sterling per pekan atau setara dengan Rp 7,3 miliar.




Oblak bukan pertama kali dikaitkan dengan MU. Kiper 26 tahun itu sempat masuk radar Setan Merah pada 2017. Ia sudah membuat 115 clean sheet dari 203 laga untuk Atletico. Musim ini, ia baru kebobolan 23 kali di LaLiga, membuat Atletico menjadi tim dengan jumlah kemasukan paling sedikit.

Oblak baru saja meneken kontrak anyar sampai 2023. Klausul rilisnya mencapai 120 juta euro atau hampir Rp 1,9 triliun.

Adapun manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, sudah memberikan pembelaan untuk De Gea. Kendati gawangnya masih terus kebobolan, sang manajer meminta semua tak mencari kambing hitam.

"Saya fokus pada hasil buruk yang kami dapat, dan di saat-saat seperti ini, bukan waktunya menunjuk-nunjuk seseorang atau menyalahkannya. Kami harus bersatu dan kenyataannya kami masih berada dalam persaingan empat besar," jelasnya, seperti dilansir Manchester Evening News.


(yna/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com