sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 17 Mei 2019 09:59 WIB

Bernardo Silva, Alasan di Balik Menggilanya Sterling Bersama City

Putra Rusdi K - detikSport
Raheem Sterling merayakan golnya untuk Manchester City (Laurence Griffiths/Getty Images) Raheem Sterling merayakan golnya untuk Manchester City (Laurence Griffiths/Getty Images)
Manchester - Raheem Sterling terpacu untuk tampil apik bersama Manchester City sejak kedatangan Bernardo Silva. Ia merasa posisinya mulai terancam oleh pria Portugal ini.

Sterling menjadi salah satu kunci dari kesuksesan City merengkuh gelar Liga Inggris dalam dua musim beruntun. Pesepakbola 24 tahun itu mampu menorehkan 17 gol dan 11 assist di musim ini.

Ia melanjutkan performa gemilangnya di musim lalu. Saat itu, Sterling juga memberikan kontribusi besar bagi City dengan 18 gol dan 15 assist.



Raihannya di atas sekaligus menunjukkan bahwa penampilan sterling meningkat pesat usai awal yang buruk bersama City. Ia hanya mengemas delapan gol dan tujuh gol di dua musim perdana berseragam The Citizens, setelah ditransfer dari Liverpool pada 2015.

Sterling mengungkapkan bergabungnya Bernardo Silva ke City musim lalu jadi awal titik balik performanya manawan bersama skuat Pep Guardiola. Ia merasa kehadiran mantan pemain AS Monaco ini memacunya untuk semakin tampil apik bersama City.



"Saya kembali ke London Barat Laut, saya pergi menemui teman saya dan dia berkata, 'Mereka baru saja membeli Bernardo Silva.' Dia mengkhawatirkan saya," tutur Sterling seperti dikutip dari Daily Mail.

"Dan saya seperti berkata, "Itu sakit, kawan." Dia benar-benar terkejut tetapi saya berpikir, Ini bagus, ini kompetisi dan itu menghasilkan yang terbaik dalam diri saya," tambahnya.

"Itu adalah titik balik besar ketika pemain sayap ini datang untuk mendorong saya. Itu hal yang baik. Pada saat itu, hanya aku dan Leroy (Sane) dan aku tahu itu akan mendorongku lagi untuk melakukan yang lebih baik karena aku tahu ada orang lain di sana. Ketika Anda berada di tim, ini bukan tentang ego, ini tentang meningkatkan permainan Anda untuk membantu tim."

"Orang-orang mulai meragukan saya dan saya mulai meragukan diri saya sendiri dan percaya apa yang mereka dikatakan. Itu bukan tentang mengembalikan kepercayaan diri saya, tapi saya itu lebih agak menghalangi orang untuk berbicara. Itu seperti, "Oke, tidak masalah, saya akan menunjukkan kepada Anda," tegas pemilik nomor 7 City ini. (pur/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed