Pernah Anti-Tottenham, Mourinho: Itu Sebelum Dipecat Chelsea

Yanu Arifin - Sepakbola
Jumat, 22 Nov 2019 03:44 WIB
Manajer anyar Tottenham Hotspur, Jose Mourinho. (Foto: Clive Rose/Getty Images)
London - Jose Mourinho sempat berikrar tidak akan mengkhianati suporter Chelsea dengan melatih Tottenham Hotspur. Kenyataannya berbalik, dan ia menjelaskan alasannya.

Mourinho resmi menjadi manajer anyar Tottenham, menggantikan Mauricio Pochettino yang dipecat. Keputusan manajer Portugal itu menerima tawaran The Lilywhites dipertanyakan.

Pasalnya, Mourinho pernah berjanji tidak akan mau melatih Tottenham. Hal itu ia katakan ketika melatih Chelsea, klub rival sekota Tottenham.

Kini, Mourinho membantah sendiri ucapannya dengan menjadi manajer Tottenham. Dalam konferensi pers pertamanya sebagai pelatih Harry Kane dkk, ia pun disinggung soal ucapannya dulu.
"Dulu ketika di Chelsea, Anda bilang tidak akan pernah datang ke Tottenham. Apa yang mengubahnya?" tanya salah satu wartawan.

Mourinho dengan santai menjawabnya. Pria yang juga sempat melatih FC Porto, Inter Milan, Real Madrid, dan Manchester United itu menjelaskan bahwa itu dikatakannya sebelum dipecat Chelsea, klub yang sempat dua periode ia latih dan persembahkan tiga gelar juara Liga Inggris.

"Ya itu sebelum saya dipecat. Ini sepakbola modern. Berkaitan dengan pemain, aturan Bosman mengubah segalanya. Sehubungan dengan kami para pelatih, karena anda semua [media] kami kehilangan posisi yang stabil," kata Mourinho, seperti dilansir Daily Star.

"Hubungannya akan berlangsung singkat. Pemain bisa bosan satu sama lain, mereka bisa bosan dengan manajer. Semuanya menjadi lebih cepat," jelasnya.
"Saya ke Manchester United dengan pikiran bebas, dengan hati yang bebas. Manchester United menyibukkan hati saya bahkan dengan hal-hal yang tidak terlalu saya nikmati. Tetapi saya menyukai banyak hal di sana, para penggemar, pekerja di klub. Sekarang adalah Spurs, dan saya berharap bisa bahagia di sini dan membuat orang senang, serta mencoba dan memastikan tidak ada penggemar yang lebih besar dari saya," jelasnya.

Mourinho juga menegaskan, Chelsea sudah menjadi masa lalu. Ia mengatakan tujuannya saat ini adalah membawa Tottenham menang.

"Jika ada satu orang di dunia yang ingin Spurs menang dan menjadi sukses, tidak ada satu orang yang menginginkannya lebih dari saya, mungkin sama tetapi tidak lebih," ucapnya.

"Chelsea adalah masa lalu. Masa lalu yang hebat, dua periode gelar, masa lalu yang hebat, tetapi itu adalah masa lalu," tegasnya.


Simak Video "Sudah Minta Maaf, Lukaku Bakal Main Saat Chelsea Vs Spurs?"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/rin)