Jadi Korban Rasisme, Rudiger Dilindungi Lampard

Randy Prasatya - Sepakbola
Selasa, 24 Des 2019 17:11 WIB
Antonio Rudiger menjadi korban rasisme dan kini dilindungi oleh Frank Lampard. (Foto: Scott Heppell/Reuters)
Jakarta - Bek Chelsea, Antonio Rudiger, menjadi korban rasisme saat bertandang ke markas Tottenham Hotspur. Manajer Frank Lampard siap melindungi pemainnya.

Rudiger mendapat perlakuan rasisme dari suporter lawan setelah berduel dengan Son Heung-min dalam laga tandang Chelsea ke markas Tottenham, Minggu (22/12/2019). Duel itu berbuntut kartu merah kepada Son.

Insiden rasisme yang menimpa Rudiger sudah mendapat kecaman dari para pemain kedua tim, juga dari sederet pakar di televisi dan stadion.

Kini, giliran Lampard yang menegaskan bahwa dia ada di belakang Rudiger. Lampard bakal membela pemainnya yang dalam masalah.


"Lampard melaporkan bahwa dia belum berbicara panjang lebar dengan Rudiger sejak hari Minggu karena para pemain sudah pergi. Dia mengatakan akan menyusulnya di pelatihan hari ini dan menekankan dia akan selalu mendukung pemainnya dalam situasi seperti ini," tulis keterangan Chelsea dalam akun Twitter resmi klub.

Pihak Tottenham sudah merespons secara serius insiden yang menimpa Rudiger. Klub asal London Utara itu sedang melakukan investigasi untuk mencari pelaku yang melecehkan Rudiger.



Simak Video "Lampard di Ujung Tanduk, Liverpool dan Manchester City Incar Pemain Sama"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/nds)