sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 17 Feb 2020 10:16 WIB

Arteta: Liga Champions Bergantung pada Arsenal Sendiri, Bukan Man City

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
LONDON, ENGLAND - JANUARY 18: Mikel Arteta, manager of Arsenal gesticulates during the Premier League match between Arsenal FC and Sheffield United at Emirates Stadium on January 18, 2020 in London, United Kingdom. (Photo by Clive Mason/Getty Images) Mikel Arteta optimistis melihat peluang Arsenal finis empat besar. (Foto: Clive Mason/Getty Images)
Jakarta -

Sanksi dua musim tak tampil di Liga Champions buat Manchester City bisa menjadi berkah untuk tim-tim lain termasuk Arsenal. Mikel Arteta ogah berpikir demikian.

Arsenal menjaga peluang finis di zona Liga Champions dengan kemenangan telak 4-0 atas Newcastle United di Emirates, Minggu (16/2/2020) malam WIB. The Gunners memang masih tercecer di posisi 10, dengan kini mengoleksi 34 poin dari 26 laga.

Namun setidaknya hasil itu memutus puasa kemenangan di empat partai sebelumnya dan menjaga jarak dengan empat besar. Saat ini anak-anak London utara berjarak tujuh poin dari Chelsea (25 laga) di urutan keempat.

"Sepekan yang lalu, sebelum kami ke Dubai (TC), kami berimbang dengan Burnley dan kans ke sana (Liga Champions) terlihat terlalu jauh. Saat itu tampak seperti butuh sebuah laju luar biasa untuk menggapainya," ungkap Manajer Arsenal Mikel Arteta.

"Hari ini Liga Champions terasa sedikit lebih dekat, tapi itu akan bergantung pada kami sendiri. Kami harus meningkat sebagai sebuah tim, kami butuh lebih konsisten selama 90 menit, dan kalau kami bisa beradaptasi, performa kami akan menuntut kami ke lebih banyak hasil yang lebih baik," imbuhnya dikutip Sky Sports.

Nah, peluang Arsenal lolos ke Liga Champions musim depan menjadi semakin besar setelah Manchester City dijatuhi skors oleh UEFA. Man City diketahui melanggar aturan Financial Fair Play (FFP) dan memanipulasi catatan keuangan mereka.

Juara Liga Inggris dua musim terakhir tersebut dilarang tampil di Liga Champions selama dua musim. Alhasil jika skuat besutan Pep Guardiola itu finis di empat besar, maka jatah mereka akan diberikan ke tim di posisi berikutnya di luar zona Liga Champions.

Saat ini Tottenham Hotspur menempati posisi lima dengan 40 poin, alias berjarak dua kemenangan dari Arsenal. Tapi Arteta tak nyaman memikirkan soal Arsenal bisa diuntungkan dengan hukuman Man City.

Bagaimanapun juga, ia adalah mantan asisten manajer untuk Pep Guardiola di Man City. Arteta yang terkejut saat pertama kali mendengar kabar hukuman itu, mendoakan yang terbaik buat Citizens.

"Saya tak memikirkannya. Saya cuma mau yang terbaik buat Manchester City, sungguh. Begitulah yang saya rasakan dan sekarang saya harus memberikan yang maksimal untuk Arsenal, untuk mencoba memaksimalkan semua yang kami punya di sini demi mencoba membawa klub finis setinggi mungkin," sambung Arteta.

"Target utamanya adalah berkembang sebagai sebuah tim sekarang, untuk menang di Olympiakos pada Kamis nanti, dan meningkatkan performa hari ini," tandas pria Spanyol ini.



Simak Video "Kyle Walker Jadi Kiper Dadakan, City Diimbangi Atalanta"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/pur)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com