sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 18 Feb 2020 01:00 WIB

'Kalau Man City Terbukti Salah, Mereka Tak Boleh Lolos dari Hukuman'

Adhi Prasetya - detikSport
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 02: Fernandinho and Nicolas Otamendi of Manchester City show their disappointment during the Premier League match between Tottenham Hotspur and Manchester City at Tottenham Hotspur Stadium on February 02, 2020 in London, United Kingdom. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images) City dihukum 2 tahun tak bisa bermain di Liga Champions. Foto: Laurence Griffiths/Getty Images
Jakarta -

Manchester City berencana melakukan banding atas hukuman yang mereka terima dari UEFA. Arsene Wenger mengingatkan jangan sampai Citizens mendapat keringanan hukuman bila terbukti bersalah.

Wenger, yang kini berstatus kepala pengembangan sepakbola global di FIFA, menyebut aturan financial fair play (FFP) yang dilanggar City sudah seharusnya dipatuhi semua klub, terlepas dari nama besar mereka.

Apalagi jika memang terbukti City melakukannya dengan sengaja, akan menjadi kesan buruk untuk Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) jika nantinya mereka mendapat keringanan.

"Penting bagi semua klub untuk bekerja sesuai pendapatan mereka yang sesungguhnya. Aturannya sudah dibuat, kan," kata Wenger, dikutip oleh Metro.

"Yang tidak menghargai aturan itu dan berusaha untuk mengakalinya harus dihukum. Jika benar terbukti hal itu dilakukan secara sengaja, maka tak boleh dibiarkan bebas," sambung eks manajer Arsenal itu.

Wenger mendukung hukuman berat bagi City jika memang terbukti bersalah.Wenger mendukung hukuman berat bagi City jika memang terbukti bersalah. Foto: Laurence Griffiths/Getty Images

Wenger menekankan bahwa dalam sepakbola, menang itu tujuan utama, namun harus diraih dengan cara terhormat, bukan dengan menghalalkan segala cara.

"Tujuan dasar olahraga tentu meraih kemenangan. Tapi dengan cara menaati aturan. Dalam olahraga apapun, kita selalu merayakan tim yang jadi juara, tapi penting juga mengetahui mereka tunduk pada aturan atau tidak," jelas Wenger.

"Kalau hal itu terjadi, maka itu bukanlah olahraga yang sebenarnya. Kalau sudah ikut kompetisi, harus tunduk pada aturan," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, City dilarang bermain selama 2 musim ke depan di kompetisi antarklub Eropa plus denda 30 juta Euro karena memanipulasi laporan keuangan terkait pendapatan dari sponsor pada periode 2012-2016.

Aksi itu diduga untuk mengakali peraturan FFP, yang bertujuan menjaga neraca keuangan klub-klub Eropa tetap stabil dan tak ada ketimpangan besar antara pemasukan dan pengeluaran.



Simak Video "Kevin De Bruyne Kirim Sinyal Tinggalkan Man City"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com