sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 22 Apr 2020 19:30 WIB

Ada Upaya Pemegang Hak Siar Gagalkan Pembelian Newcastle United

Lucas Aditya - detikSport
Logo Newcastle United Pembelian Newcastle United dikabarkan diganjal oleh pemegang hak siar. (Foto: Getty Images/Mark Runnacles)
Jakarta -

Newcastle United sedang dalam proses penjualan ke konsorsium di Arab Saudi. Ada upaya dari pemegang hak siar untuk menggagalkan upaya take over itu.

Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, dilaporkan ingin membeli The Magpies. Uang sebesar 300 juta pound sterling atau sebesar Rp 5,7 triliun.

Kesepakatan itu bisa terwujud dalam tiga pekan, andai Premier League memberikan persetujuan. Tapi, ganjalan sepertinya muncul.

Salah satu dari pemegang hak siar Premier League saat ini berasa dari Qatar. Televisi itu beIn Sport. Petingginya, Yousef al-Obaidly, dikabarkan sudah menyurati petinggi Premier League untuk menolak proses pembelian klub yang bermarkas di St James Park itu.

Al-Obaidly menggunakan isu pembajakan untuk mengganjal masuknya dana yang berasal dari Arab Saudi ke Newcastle. Dia menuduh pemerintah Arab Saudi membiarkan pembajakan Liga Inggris selama tiga tahun lewat jaringan beoutQ.

"Tak berlebihan untuk bilang bahwa model ekonomi dari sepakbola di masa depan yang dipertaruhkan," kata Al-Obaidly dikutip dari BBC.

Qatar dan Arab Saudi memang sedang bersitegang secara politik. Kedua negara memutus hubungan diplomatik sejak 2017 yang berlangsung hingga sekarang.



Simak Video "Newcastle Keok 0-3 Brighton, Gol Ganda Neal Maupay"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com