Premier League bak Dikebiri Jika Pangeran Arab Beli Newcastle

Yanu Arifin - Sepakbola
Kamis, 30 Apr 2020 02:20 WIB
WOLVERHAMPTON, ENGLAND - DECEMBER 04: The Premier League Logo with Stonewall Rainbow Laces Branding is placed on the Handshake Board prior to  the Premier League match between Wolverhampton Wanderers and West Ham United at Molineux on December 04, 2019 in Wolverhampton, United Kingdom. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Liga Inggris lagi-lagi diingatkan agar tidak membiarkan Newcastle United diakuisi pihak Arab Saudi. (Foto: (Getty Images/Catherine Ivill)
Istanbul -

Protes terkait rencana Pangeran Arab Saudi membeli klub Newcastle United terus muncul. Premier League dinilai bisa ikut terkebiri jika membiarkannya.

Newcastle kabarnya bakal diakuisisi pihak Arab Saudi. Public Investment Fund (PIF), konsorsium yang dipimpin Pangeran Mohammed bin Salman, dilaporkan siap mengakuisisinya senilai 300 juta paun (Rp 5,7 triliun).

Protes langsung datang dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Hatice Cengiz, tunangan mendiang Jamal Khashoggi, jurnalis Washington Post yang dibunuh di Konsulat Saudi di Turki pada 2018.

Dalam pengusutan pembunuhan Khashoggi, PBB mengklaim pemerintah Arab Saudi harus bertanggung jawab atas insiden tersebut. Pangeran Mohammed bin Salman bahkan dilaporkan terlibat langsung dalam kasus pembunuhan itu.

Atas hal itu, Cengiz meminta Liga Inggris menolak akusisi Newcastle oleh pihak Arab. Ia menilai, prinsip kemanusiaan Premier League akan terkebiri juga salah satu kontestannya dibeli pihak yang mencederai hak asasi manusia itu sendiri.

"Akuisisi yang diusulkan bukan hanya 'bisnis' untuk Putra Mahkota dan Pemerintah Saudi, tetapi upaya untuk menghindari keadilan dan pengawasan internasional atas tindakan yang tidak berbelas kasih," kata pengacara Cengiz, Rodney Dixon QC kepada Kirchgaessner, yang dilansir Sports Illustrated.

"Itu akan mengebiri prinsip dan aturan utama Premier League, dan merusak reputasi dan karakternya yang baik, jika memungkinkan Putra Mahkota dan otoritas Saudi menggunakan akuisisi ini untuk berupaya memperbaiki posisi internasional mereka," kecamnya.

Sejauh ini, rumor pembelian Newcastle oleh pihak Arab masih menguat. Bahkan, The Toon Army mulai diberitakan siap membangun tim bertabur bintang berkat kekuatan uang sang Putra Mahkota.



Simak Video "Prediksi Tottenham VS Man City Bersama IndoSpurs dan MCSC Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/adp)