Dua Lawan Paling Tangguh yang Pernah Dihadapi Robertson

Bayu Baskoro - Sepakbola
Sabtu, 09 Mei 2020 09:45 WIB
FILE PHOTO: Soccer Football - Premier League - Liverpool v Leicester City - Anfield, Liverpool, Britain - October 5, 2019  Liverpools Andrew Robertson in action  Action Images via Reuters/Carl Recine  EDITORIAL USE ONLY. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or
Andrew Robertson mengungkapkan dua lawan paling tangguh yang pernah dihadapinya. (Foto: Action Images via Reuters/Carl Recine)
Liverpool -

Bek kiri Liverpool, Andrew Robertson, mengungkapkan dua pemain paling menyulitkan yang pernah dihadapinya di lapangan. Siapa saja mereka?

Robertson saat ini kerap disebut sebagai salah satu bek kiri terbaik di dunia. Pemain asal Skotlandia itu tampil impresif bersama Liverpool dalam beberapa musim terakhir.

Bek 26 tahun itu menjadi pilar kesuksesan Liverpool dalam meraih trofi Liga Champions 2019 dan kini membawa The Reds tampil kukuh di Liga Inggris musim ini. Tidak hanya tangguh dalam bertahan, Robertson turut aktif membantu lini serangan dan merupakan salah satu bek paling aktif memberikan assist.

Meski begitu, Robertson tetap mengakui ada beberapa lawan tangguh yang membuatnya kerepotan sepanjang kariernya. Eden Hazard dan Adama Traore menjadi dua pemain yang paling menyulitkannya di lapangan.

Hazard sempat membuat Robertson minder saat keduanya bertemu di Liga Inggris musim 2014/2015, kala dia masih membela Hull City dan Hazard berkostum Chelsea. Ada pun Traore disebutnya hanya bisa ditangani oleh rekan setimnya di Liverpool, Virgil van Dijk.

"Ketika saya berada di Hull, saya menghadapi Hazard saat dirinya memenangi penghargaan pemain terbaik tahun itu. Dia menghancurkan saya di Stamford Bridge," Robertson mengatakan kepada That Peter Crouch Podcast, dilansir dari Talk Sport.

"Itu adalah permainan yang mana saya pikir saya tidak akan bisa pulih darinya. Namun, saya beruntung mampu bangkit kembali," dia menambahkan.

"Sementara Traore, kalau boleh jujur, dia membuat saya keteteran di musim ini. Saya pikir dia mampu mengajak lari bek-bek Liga Inggris sejauh 15 yard dan tetap bisa unggul,".

"Big Virg dan dia pernah beradu cepat. Big Virg mampu menjangkaunya dengan kakinya yang besar dan panjang," demikian kata Robertson.

Henti Jantung konon penyebab meninggalnya maestro Campursari, Didi Kempot. Apa sih Henti jantung itu?


Simak Video "Prediksi Liverpool VS MU Bareng The Reds Indo dan United Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/yna)