sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 26 Mei 2020 15:30 WIB

Takut Lawan Tim-tim Besar Bikin Arsenal Belum Kembali Juara Liga Inggris

Adhi Prasetya - detikSport
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 27:  Goalkeeper Wojciech Szczesny (C) of Arsenal and Laurent Koscielny react after a defensive mistake leading to the Birmingham City winning goal during the Carling Cup Final between Arsenal and Birmingham City at Wembley Stadium on February 27, 2011 in London, England.  (Photo by Shaun Botterill/Getty Images) Arsenal sudah 16 tahun tak juara Liga Inggris. Foto: Getty Images/Shaun Botterill
Jakarta -

Arsenal sudah puasa gelar Liga Inggris sejak 2004. Eks bek The Gunners, Bacary Sagna, menyebut salah satu faktor yang menghambat mereka yakni ketakutan saat menghadapi tim-tim besar.

Sagna bermain di Emirates Stadium selama periode 2007-2014. Waktu itu, Arsenal selalu finis di posisi empat besar.

Namun hanya sampai di situ capaian Arsenal. Saat harus bersaing merebut gelar dengan tim-tim semacam Manchester United, Manchester City, Chelsea, hingga Liverpool, tim asuhan Arsene Wenger selalu kewalahan.

"Kami memainkan laga satu demi satu dan kami sering menang, namun saat harus tampil bagus di laga-laga penting, kami malah gagal," buka Sagna kepada podcast resmi Arsenal, dikutip Metro.

"Mungkin itu karena kami terlalu membebani diri sendiri. Banyak laga yang kami menangkan. Tapi saat kami harus bertanding melawan tim empat besar, kami kesulitan saat itu," katanya menambahkan.

Sagna mengakui status bintang para pemain klub-klub rival seringkali menyilaukan ia dan rekan-rekannya. Akibatnya, Arsenal pun keok di hadapan mereka.

"Mungkin kami kurang mengevaluasi diri. Bermain untuk tim sekelas Chelsea kala itu jelas berbeda. Mereka sering mengandalkan status mereka, pemain-pemain mereka banyak yang masuk tim nasional, dan kami malah sering membicarakan mereka dibandingkan mereka bicara soal kami," ujar Sagna.

"Mungkin di pikiran kami, mereka lebih hebat dari kami. Padahal di lapangan, kualitas kami sebenarnya sama dengan mereka. Saat kami bermain dengan gaya kami, tak ada yang bisa mengalahkan kami."

"Saya yakin akan hal itu. Kami bermain dengan umpan-umpan sederhana, maksimal hanya dua kali menyentuh bola. Tapi kami kurang mengevaluasi diri, dan itu kesalahan besar dalam hidup," jelas pria asal Prancis itu.



Simak Video "Arsenal Buka Liga Inggris dengan Hajar Fulham 3-0"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com