sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 17 Jun 2020 19:00 WIB

Liga Inggris (Dulu) 'Killer Content' TVRI

Tim - detikSport
WOLVERHAMPTON, ENGLAND - DECEMBER 04: Detail view of the Premier League badge and Amazon Prime logo on a microphone ahead of the Premier League match between Wolverhampton Wanderers and West Ham United at Molineux on December 04, 2019 in Wolverhampton, United Kingdom. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images) Liga Inggris (Dulu) 'Killer Content' TVRI (Catherine Ivill/Getty Images)


Dewan Pengawas (Dewas) TVRI menganggap Liga Inggris tak selaras dengan jati diri bangsa Indonesia. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) TVRI, Arief Hidayat Thamrin, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi I di kompleks MPR/DPR di Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

"Tupoksi TVRI sesuai visi-misi TVRI adalah TV publik. Kami bukan swasta, jadi yang paling utama adalah edukasi, jati diri, media pemersatu bangsa. Prioritasnya juga seperti itu," ujar Arief seperti diberitakan detikNews.

"Realisasinya sekarang kita nonton Liga Inggris, mungkin banyak yang suka. Discovery Channel kita nonton buaya di Afrika, padahal buaya di Indonesia barangkali akan lebih baik," Arief menambahkan.

"Kemudian siaran film asing cukup banyak, ada yang bayar, ada yang gratis. Seolah-olah direksi mengejar rating dan share seperti TV swasta dan kita ada APBN harus bayar dalam bentuk membayar ke luar negeri dalam bentuk, hal ini BWF, Discovery, dan Liga Inggris," lanjutnya.

Kabar baik datang dari dunia sepakbola Inggris. Premier League kabarnya akan kembali digelar usai dapat lampu hijau dari pemerintah Britania Raya.Liga Inggris, kompetisi sepakbola yang paling mahal hak siarnya (Getty Images)



Kini, pecinta Liga Inggris tidak lagi bisa menyaksikan tim kesayangannya di TVRI. Namun, masih bisa disaksikan melalui Mola TV.


Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(aff/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com