sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 01 Jul 2020 20:55 WIB

Kante seperti Makelele

Afif Farhan - detikSport
BIRMINGHAM, ENGLAND - JUNE 21: NGolo Kante of Chelsea warms up ahead of the Premier League match between Aston Villa and Chelsea FC at Villa Park on June 21, 2020 in Birmingham, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in all fixtures being played behind closed doors. (Photo by Molly Darlington/Pool via Getty Images) Kante Seperti Makelele (Getty Images)
London -

Manajer Chelsea, Frank Lampard meminta N'Golo Kante seperti Makelele. Bermain tengah menjaga keseimbangan, hasilnya pun menang.

Setelah kompetisi mulai lagi, Chelsea menyapu bersih kemenangan di tiga laga. Menang 2-1 lawan Aston Villa, mengalahkan Manchester City 2-1, dan terakhir lolos ke semifinal Piala FA setelah menaklukan Leicester City 1-0.

Selain Christian Pulisic yang bermain apik, N'Golo Kante juga berperan penting. Pemain asal Prancis itu dikembalikan lagi ke posisi asal, ke gelandang bertahan.



"Posisi Kante sebenarnya sedikit mirip dengan apa yang dimainkan Makelele. Tapi sekarang situasinya sudah banyak berubah, Kante tak selalu di depan empat bek tapi juga sesekali bisa membantu serangan," kata manajer Chelsea, Frank Lampard di situs resmi Chelsea.

Frank Lampard dan Claude Makelele sendiri merupakan duet lini tengah Chelsea di era awal Jose Mourinho. Mereka berdua main bareng selama lima tahun dari tahun 2003 sampai 2008, yang memperoleh gelar dua kali juara Premier League.



LONDON- ENGLAND - DECEMBER 12:  Robert Pires of Arsenal (centre) battles with Frank Lampard (left) and Claude Makelele of Chelsea before he is fouled during the Barclays Premiership match between Arsenal and Chelsea at Highbury on December 12, 2004 in London, England. (Photo by Ben Radford/Getty Images)Lampard (kiri) dan Makelele (kanan) saat bermain di Chelsea (Getty Images/Ben Radford)



Kante di musim lalu saat The Blues di bawah asuhan Maurizio Sarri, ditempatkan lebih ke depan. Posisi gelandang bertahan, ditempati oleh Jorginho.

Ketika Frank Lampard melatih Chelsea di musim ini, hal tersebut dipertahankan. Namun kini, N'Golo Kante sudah kembali ke posisi asalnya.

"Dia memiliki kekuatan berlari dengan intensitas tinggi. Dia melakukannya dengan baik," kata Lampard.

"Kante adalah pemain yang berkelas dan saya senang bisa bekerja sama dengannya. Dia memudahkan lini tengah kami," sambungnya.

Selama tiga laga setelah kompetisi bergulir lagi, Kante bermain lebih di tengah dan membantu pertahanan. Peran menyerang diambil oleh Mason Mount dan Ross Barkley atau Mateo Kovacic. Kante pun selalu bermain penuh dan Chelsea bisa memetik kemenangan.



BIRMINGHAM, ENGLAND - JUNE 21: N'Golo Kante of Chelsea warms up ahead of the Premier League match between Aston Villa and Chelsea FC at Villa Park on June 21, 2020 in Birmingham, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in all fixtures being played behind closed doors. (Photo by Molly Darlington/Pool via Getty Images)N'Golo Kante yang menjaga lini tengah Chelsea Foto: (Getty Images)





Selanjutnya, Chelsea akan bertandang ke West Ham United dalam lanjutan Liga Inggris pada Kamis (2/7/2020) dini hari WIB. Pertandingannya bisa disaksikan di Mola TV lewat link ini.



Simak Video "Jelang Semifinal Piala FA, Lampard Tuding MU Diuntungkan VAR"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com