sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 13 Jul 2020 08:40 WIB

Sialnya Leicester City

Putra Rusdi K - detikSport
BOURNEMOUTH, ENGLAND - JULY 12: Kasper Schmeichel of Leicester City speaks with the referee  during the Premier League match between AFC Bournemouth and Leicester City at Vitality Stadium on July 12, 2020 in Bournemouth, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in all fixtures being played behind closed doors. (Photo by Andy Couldridge/Pool via Getty Images) Leicester City ketiban sial saat menghadapi Bournemouth (Foto: Getty Images/Pool)
Bournemouth -

Leicester City ketiban sial saat melawan Bournemouth. Unggul lebih dulu, mereka harus kalah 1-4 usai dihukum penalti, dikartu merah dan membuat gol bunuh diri.

Leicester secara mengejutkan kalah 1-4 dari Bournemouth di Vitality Stadium pada pekan ke-35 Liga Inggris, Minggu (12/7/2020). Hasil ini membuat mereka gagal menggusur Chelsea dari posisi ketiga.

The Foxes tertahan di peringkat keempat berkat raihan 59 poin. Posisi mereka kini bahkan terancam oleh Manchester United yang berada di bawah mereka dengan 58 angka. Setan Merah baru akan memainkan laga pekan ke-35 mereka dengan menghadapi Southampton, Selasa (14/7/2020) dini hari WIB.

Cuplikan pertandingan Bournemouth vs Leicester bisa disaksikan di Mola TV lewat link ini.

Di laga kontra Bournemouth, Leicester sebenarnya tampil dominan. Dikutip dari Opta, mereka mencatatkan 55 persen penguasaan bola. Pasukan Brendan Rodgers melepas 13 tembakan dengan 5 on target.

Sementara, Bournemouth hanya membuat sembilan upaya. Empat tembakan The Cherries tepat sasaran dan semuanya menjadi gol.

Leicester juga mengawali laga dengan sangat baik. Mereka mampu mencetak gol lebih dulu lewat Jamie Vardy di menit ke-23.

Namun, kesialan beruntun kemudian menimpa mereka di babak kedua. Dimulai dari blunder Kasper Schmeichel di menit ke-66.

Ia membuat kesalahan saat melepas tendangan gawang sehingga bola membentur Callum Wilson. Wilson yang kemudian berusaha mengejar bola diadang oleh Wilfred sehingga wasit kemudian menunjuk titik putih.

Junior Stanislas yang maju sebagai esksekutor menyetarakan angka. Kesialan mereka berlanjut satu menit berselang, Bournemouth mampu berbalik memimpin lewat Dominic Solanke.

Tak hanya itu, Si Rubah harus kehilangan Caglar Soyuncu yang dikartu merah wasit. Ia diusir lapangan akibat menendang Wilson yang mendorongnya ke gawang usai gol terjadi.

BOURNEMOUTH, ENGLAND - JULY 12: Kasper Schmeichel of Leicester City appeals to the match referee during the Premier League match between AFC Bournemouth and Leicester City at Vitality Stadium on July 12, 2020 in Bournemouth, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in all fixtures being played behind closed doors. (Photo by Andy Couldridge/Pool via Getty Images)Caglar Soyuncu dikartu merah wasit usai menendang Callum Wilson (Photo by Andy Couldridge/Pool via Getty Images) Foto: Getty Images/Pool

Gol bunuh diri Jonny Evans pada menit ke-83 kemudian menambah petaka Leicester. Sengsara bagi tim tamu di oleh brace Solanke di menit ke-87.

Menurut Opta, kesialan beruntun Leicester di laga ini membuat mereka menyamai apa terjadi dengan Wolverhampton Wanderers saat kalah 0-3 dari Manchester City Januari 2019 lalu. Keduanya menjadi tim yang mendapat kartu merah, dihukum penalti dan mencetak gol bunuh diri di satu laga Liga Inggris.



Simak Video "Manchester United Menang 2-0 dari Leicester City"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com