sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 07 Agu 2020 19:00 WIB

Nominasi Manajer Terbaik Liga Inggris, Tak Ada Guardiola

Afif Farhan - detikSport
Soccer Football - Premier League - Manchester United v Liverpool - Old Trafford, Manchester, Britain - October 20, 2019  Liverpool manager Juergen Klopp reacts  REUTERS/Russell Cheyne  EDITORIAL USE ONLY. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or Nominasi manajer terbaik Liga Inggris, tak ada Guardiola. (Reuters)
London -

Premier League melansir empat kandidat manajer terbaik Liga Inggris musim 2019/2020. Tak ada nama manajer Manchester City, Pep Guardiola.

Premier League lewat situs resminya mengumumkan nominasi pemain terbaik, pemain muda terbaik, hingga manajer terbaik. Para fans bisa langsung memberi voting di situs resminya tersebut paling lambat 10 Agustus mendatang.

Soal manajer terbaik, ada empat kandidatnya. Mereka adalah Juergen Klopp manajer Liverpool, Frank Lampard manajer Chelsea, Brendan Rodgers manajer Leicester City, dan Chris Wilder manajer Sheffield United.

Keempat manajer tersebut dinilai yang paling bersinar musim ini. Tentu, Klopp bisa membawa Liverpool juara Liga Inggris setelah penantian 30 tahun.

Frank Lampard menjalani musim debutnya sebagai manajer dengan cukup apik. Bermodalkan pemain muda, The Blues dia bawa masuk ke posisi empat besar untuk lolos di Liga Champions musim depan.

LONDON, ENGLAND - JULY 07: Frank Lampard, Manager of Chelsea looks on prior to the Premier League match between Crystal Palace and Chelsea FC at Selhurst Park on July 07, 2020 in London, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in all fixtures being played behind closed doors. (Photo by Justin Setterfield/Getty Images)Frank Lampard masuk nominasi manajer terbaik Liga Inggris musim 2019/2020 (Getty Images/Justin Setterfield)

Brendan Rodgers pun cukup apik membawa Leicester City kembali ke papan atas. Sayangnya, Leicester City malah terpeleset di pertandingan-pertandingan akhir hingga harus puas di posisi kelima.

Chris Wilder pun membuat Sheffield United menjadi kuda hitam. Baru promosi dari divisi Championship, Sheffield mampu finis di peringkat 9 dan bertahan lebih lama di Liga Inggris.

LEICESTER, ENGLAND - DECEMBER 01: Brendan Rodgers, Manager of Leicester City celebrates after the Premier League match between Leicester City and Everton FC at The King Power Stadium on December 01, 2019 in Leicester, United Kingdom. (Photo by Michael Regan/Getty Images)Brendan Rodgers (Michael Regan/Getty Images)

Secara mengejutkan, dua manajer dari klub Kota Manchester tidak masuk dalam daftar. Tidak ada manajer Manchester City Pep Guardiola dan manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer.

Padahal kedua manajer itu mampu membawa timnya finis di papan atas. Manchester City finis di peringkat kedua, lalu Setan Merah di peringkat ketiga.

Siapa manajer terbaik Liga Inggris musim 2019/2020 menurut kamu? Vote di situs resminya Premier League, ya!



Simak Video "Gol-gol Terbaik Liga Inggris 2019/2020, Mana Favoritmu?"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/pur)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com