sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 10 Agu 2020 10:25 WIB

Jose Mourinho Bukannya Sudah Tidak Sakti Lagi, tapi...

Okdwitya Karina Sari - detikSport
WIGAN, UNITED KINGDOM - DECEMBER 23:  Jose Mourinho of Chelsea celebrates their win with Ricardo Carvalho after the Barclays Premiership match between Wigan Athletic and Chelsea at The JJB Stadium on  December 23, 2006 in Wigan, England.  (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images) Jose Mourinho diyakini belum kehilangan kesaktiannya sebagai pelatih. (Foto: Getty Images/Laurence Griffiths)
Marseille -

Tidak sedikit yang menganggap Jose Mourinho tidak lagi sesakti dulu. Ricardo Carvalho tidak sepakat. Menurut dia, para pemain sekarang punya kuasa lebih besar.

Belum lama ini Mourinho dicoret dari daftar pelatih-pelatih terbaik dunia oleh koran bergengsi Prancis L'Equipe. Mourinho disebut sudah kehilangan sentuhannya yang terlihat dari kiprahnya di beberapa klub terakhir.

Padahal Jose Mourinho dikenal sebagai pelatih yang mampu menghadirkan trofi-trofi bergengsi kepada klub-klub yang ditanganinya. Namun, sejak terakhir kali memimpin Chelsea memenangi Premier League 2014/15, Mourinho kesulitan.

Manajer Portugal itu tak mampu mempersembahkan gelar juara Liga Inggris selama 2,5 tahun membesut Manchester United. Mourinho kemudian dipecat pada akhir 2018 setelah MU semakin jeblok dan berselisih dengan sejumlah pemain senior.

Kini Mourinho melatih Tottenham Hotspur. Di tangan Mourinho, performa Harry Kane cs memang membaik tapi tetap gagal kembali ke papan atas setelah finis keenam di liga. Tantangan dihadapkan pada Mourinho yang dituntut untuk memberikan gelar juara pada Spurs, yang terakhir kali mengangkat piala saat merebut Piala Liga 2007/08.

Carvalho pernah bekerja sama dengan Jose Mourinho di Chelsea dan Real Madrid. Carvalho membela mantan bosnya itu.

"Umm.. tidak sih, saya rasa dia tidak kehilangan kualitasnya," Carvalho mengatakan kepada Daily Mail. "Saya pikir sepakbola sekarang itu sangat berbeda. Para pemain sudah berubah dan mereka memiliki lebih banyak kuasa."

"Para pemain mengubah perilaku mereka dan Mourinho sekarang harus menerima bahwa ya memang begitulah situasinya," sambung mantan penggawa timnas Portugal ini.

"Kadang-kadang masalahnya datang dari pemain-pemain karena tidak menerima siapa dia, dia memang seperti itu karena dia ingin membuat pencapaian dan ingin memenangi banyak trofi. Anda harus menerima cara Mourinho bekerja."

"Jadi saya pikir dia tahu caranya sendiri dan dia toh sukses setiap musim. Saya pikir ini cuma pertanyaan tentang waktu dari awal... dan kemudian dia akan mendapatkan banyak kemenangan," lugas Ricardo Carvalho soal Jose Mourinho.



Simak Video "Mourinho: RB Leipzig Kuat Banget"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com