sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 10 Agu 2020 12:50 WIB

Arsenal Mau 'Usir' Mesut Oezil dengan Cara Ini

Afif Farhan - detikSport
Arsenals German midfielder Mesut Ozil looks on from the bench during their UEFA Europa league Group F football match between Arsenal and Eintracht Frankfurt at the Emirates stadium in London on November 28, 2019. (Photo by DANIEL LEAL-OLIVAS / AFP) Arsenal Mau 'Usir' Mesut Oezil dengan Cara Ini (AFP)
London -

Kabar baru dari Arsenal. The Gunners bakal melepas Mesut Oezil dan siap bagi dua dalam membayar gajinya dengan klub baru si pemain itu nanti.

Mesut Oezil sudah lama ditepikan Arsenal. Terakhir kali dia bermain adalah di bulan Maret 2020 kemarin, yang mana di partai puncak final Piala FA saja dirinya tak masuk dalam daftar skuad.

Rumor kepindahan Oezil dari Arsenal memang sudah tersiar di beberapa musim terakhir. Oezil dirasa sudah tidak bertaji lagi dan para manajer Arsenal juga enggan menurunkannya.

NORWICH, ENGLAND - DECEMBER 01:  Mesut Ozil of Arsenal looks on during the Premier League match between Norwich City and Arsenal FC at Carrow Road on December 01, 2019 in Norwich, United Kingdom. (Photo by Julian Finney/Getty Images)Mesut Oezil lama terpinggirkan di Arsenal (Julian Finney/Getty Images)

Dilansir Mirror, sayangnya belum ada klub yang mau menimang Mesut Oezil. Hal itu dikarenakan gaji pemain asa Jerman itu begitu tinggi.

Oezil digaji Arsenal per pekan sebesar 350 ribu paun atau setara Rp 6,3 miliar. Di tengah pandemi Corona, duit sebesar itu tak bisa disanggupi oleh klub-klub asal Turki dan Amerika Serikat yang mau membelinya.

Dikabarkan, Arsenal akan mengambil langkah baru. Arsenal siap untuk bagi dua gaji Oezil kepada calon klub barunya nanti.

Sehingga, klub barunya tak perlu keluar banyak duit untuk membayar gaji Oezil. Diyakini, Arsenal memang ingin Oezil pindah.

Kontrak Mesut Oezil seyogyanya bakal habis di tahun 2021 mendatang. Agen Oezil, Erkut Sogut menegaskan Oezil tak mau pergi sampai kontraknya habis.

"Dia tak akan pindah sampai musim panas 2021 mendatang," tegasnya.

Artinya kalau Mesut Oezil terus bertahan, maka The Gunners harus terus membayar gajinya yang besar tersebut. Padahal di lain sisi, The Gunners sedang dalam kondisi keuangan yang tak stabil.

Lihat saja, Arsenal memecat sekitar 55 karyawan dan juga butuh duit untuk membeli pemain baru. Gaji Oezil dirasa jadi sandungan.

Tonton video 'Sisi Lain Oezil: 'Akrab' dengan Erdogan Sampai Bela Muslim Uighur':

[Gambas:Video 20detik]



(aff/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com