sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 24 Agu 2020 09:50 WIB

Bruno Fernandes Kok Jago Banget Penalti, Sih?

Bayu Baskoro - detikSport
Manchester Uniteds Bruno Fernandes, front, scores his sides opening goal from the penalty spot during the English Premier League soccer match between Leicester City and Manchester United at the King Power Stadium, in Leicester, England, Sunday, July 26, 2020. (Carl Recine/Pool via AP) Bruno Fernandes selalu sukses menendang penalti bersama Manchester United. (Foto: AP/Carl Recine)
Manchester -

Bruno Fernandes selalu mencetak gol ketika ditunjuk menjadi eksekutor tendangan penalti Manchester United. Apa rahasianya ketajamannya mengeksekusi penalti?

Fernandes menjadi bintang baru MU usai diboyong dari Sporting CP pada awal tahun 2020. Dari 22 penampilan yang dia mainkan di semua kompetisi, pemain 25 tahun itu sudah membukukan 12 gol dan 8 assist.

Menariknya, delapan dari 12 gol Fernandes di MU musim ini dibuatnya melalui titik putih. Ya, gelandang asal Portugal itu dipercaya Setan Merah sebagai eksekutor penalti dan dirinya tak pernah gagal menjalankan tugasnya tersebut.

Ketajaman Fernandes saat mengeksekusi tendangan penalti turut mengantarkan dirinya sebagai top skorer Liga Europa musim ini. Dari delapan gol yang dibuatnya di ajang tersebut, lima gol dicetaknya kala ditunjuk sebagai eksekutor bola 12 pas.

Bruno Fernandes punya ciri khas ketika mengeksekusi penalti, yakni melompat tepat sebelum dia menendang bola ke arah gawang. Meski begitu, dirinya mengaku tak punya trik khusus saat menembak bola dari titik putih.

"Saya tidak punya rahasia. Saya lebih banyak berlatih karena saya suka latihan. Saya selalu memerhatikan apa yang dilakukan penjaga gawang - bagaimana mereka menempatkan diri, apa cara terbaik mereka menggagalkan tembakan ke gawang," kata Fernandes kepada UEFA.com.

"Berdasarkan hal tersebut, menimbang jalannya pertandingan dan berdasarkan perasaan saya di lapangan, saya memutuskan bagaimana cara mengeksekusi penalti. Saya tidak punya teknik khusus dalam mengambi penalti." sambungnya.

"Saya hanya berpegang pada apa yang saya rasa paling nyaman. Jika saya kadang-kadang mengubahnya, itu mungkin membuat kiper menjadi tidak yakin. Saya mengubahnya berdasarkan perasaan saya saat pertandingan, atau bagaimana saya menebak penjaga gawang [akan bergerak ke mana]," demikian kata Bruno Fernandes.

(bay/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com