sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 28 Agu 2020 06:20 WIB

Cerita Maguire yang Ketakutan Akan Diculik

Mohammad Resha Pratama - detikSport
MANCHESTER, ENGLAND - MARCH 08: Harry Maguire of Manchester United reacts during the Premier League match between Manchester United and Manchester City at Old Trafford on March 08, 2020 in Manchester, United Kingdom. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images) Harry Maguire merasa tidak bersalah atas penangkapannya di Yunani (Getty Images/Laurence Griffiths)
Manchester -

Harry Maguire akhirnya angkat bicara juga soal penangkapannya di Yunani. Maguire awalnya sangat ketakutan karena insiden itu bisa mengancam kariernya.

Liburan Maguire yang harusnya menyenangkan malah berakhir tragis. Saat sedang berada di pulau Mykonos bersama pacar dan kerabatnya untuk berlibur, bek Manchester United itu malah mendapati dirinya berurusan dengan kepolisian.

DIawali ribut-ribut Maguire dengan sesama pengunjung di sebuah kafe, datanglah beberapa polisi berbaju "preman" yang coba menuntaskan masalah itu. Bukannya tuntas, keberadaan polisi di sana malah membuat urusan semakin pelik.

Maguire dan temannya diklaim sudah memukul salah satu anggota polisi sehingga membuatnya digelandang ke kantor kepolisian. Masalah baru buat Maguire adalah dia diklaim mencoba menyuap polisi itu dan menolak ditahan.

Hingga akhirnya Maguire dkk. harus mendekam di balik jeruji tahanan selama kurang lebih dua hari, sebelum dibebaskan dengan jaminan. Pada proses banding, Maguire dinyatakan tidak bersalah dan bebas dari ancaman hukuman 21 bulan penjara.

Nantinya bakal ada proses persidangan di tingkat yang lebih tinggi dan sampai persidangan itu membuktikan sesuatu, maka Maguire saat ini tidak bersalah. Untuk pertama kalinya Maguire curhat soal penangkapannya tersebut. Apa katanya?

"Awalnya saya berpikir kami akan diculik. Kami disuruh berlutut dan mengangkat tangan," ujar Maguire kepada BBC Sport.

"Mereka mulai memukul kami, mereka menendang kaki kami dan bilang 'Selesai sudah kariermu. Tidak ada lagi sepakbola. Anda tidak akan bermain lagi," sambungnya.

"Saya sempat berpikir bahwa mereka bukan polisi. Saya tidak tahu siapa mereka, jadi saya mencoba kabur saja. Saya benar-benar panik, ketakutan, khawatir nyawa terancam - semua campur aduk."

"Polisi katanya sudah bertindak benar. Itulah mengapa mereka bilang polisi yang diserang. Kami sangat terkejut. Kami bilang itu tidak sportif dan mereka bahkan tidak mau minta maaf. Jika mereka mau mengaku salah saja, saya rasa masalah ini tidak akan panjang seperti ini," tutup Harry Maguire.



Simak Video "Harry Maguire Dihukum 21 Bulan Imbas Perkelahian di Yunani"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/adp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com