sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 16 Sep 2020 10:48 WIB

Duet Salah-Mane seperti Ronaldo-Rooney

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Liverpools Mohamed Salah, right, celebrates after scoring the second goal with Sadio Mane during the English Premier League soccer match between Liverpool and Crystal Palace at Anfield Stadium in Liverpool, England, Wednesday, June 24, 2020. (Paul Ellis/Pool via AP) Sadio Mane-Mohamed Salah disebut mirip Wayne Rooney-Cristiano Ronaldo. (Foto: AP/Paul Ellis)
London -

Mantan bintang Premier League Gary Neville meyakini duet Sadio Mane-Mohamed Salah seperti Cristiano Ronaldo-Wayne Rooney. Salah disebut lebih egois seperti CR7.

Bersama Roberto Firmino, Mane dan Salah membentuk trisula lini depan yang mematikan bagi Liverpool. Mereka telah mencetak lebih dari 250 gol dalam tiga musim terakhir yang membantu the Reds memenangi Liga Champions, dan titel pertama Liga Inggris dalam 30 tahun.

Di musim 2020/21, Salah memulai dengan meyakinkan. Si Raja Mesir itu mengemas hat-trick yang menginspirasi kemenangan Liverpool atas Leeds United 4-3 di pertandingan pembuka.

Pada pertandingan itu, Mohamed Salah memang paling menonjol tapi berdasarkan statistik yang diungkap Whoscored, Mane menjadi penampil terbaik kedua di Liverpool.

Gary Neville, pemilik tujuh medali juara Liga Inggris bersama Manchester United, membeberkan perbedaan Salah dan Mane. Duo Liverpool itu mengingatkan Neville akan karakter Ronaldo dan Rooney, yang mempersembahkan sembilan trofi juara dalam enam musim. untuk Setan Merah.

"Anda memikirkan tentang perbedaan mentalitas antara Mane dan Salah," ucap Neville kepada Sky Sports. "Mane itu menyenangkan. Saya pikir para pemain mungkin menyukai dia, dia memberikan segalanya setiap hari, dia tidak egois untuk tim."

"Kemudian Anda melihat Salah di sisi lain. Dia terkadang tidak mengoper kepada rekan setimnya. Dia sedikit lebih egois dan sedikit kurang disukai karena hal itu, mungkin juga oleh fans dan rekan-rekan setimnya sendiri. Tapi kemudian, saya melihat dia sebagai orang dari luar dan saya kira dia itu betul-betul pembunuh di atas lapangan."

"Hal ini mengingatkan saya pada Ronaldo dan Rooney di pertengahan 2000-an. Sekarang ada Mane dan Salah. Saya pikir Salah pada akhirnya akan berada di atas Mane, bukan karena Mane tidak bagus sih, dia itu bagus seperti Rooney dulu. Namun, alasan para pemain [seperti Salah dan Ronaldo] itu berbeda adalah mereka punya sesuatu yang artinya mereka pulang pada malam hari dan menjadi pemain terbaik dunia mengguncang dunia mereka."

"Sedangkan pemain seperti Rooney atau Mane, mereka merasa bahwa tim harus menang. Saya sudah habis-habisan, saya akan berjuang untuk rekan-rekan setim saya. Salah tidak melakukan hal itu," simpul Gary Neville yang menganalisis perbedaan Salah dan Mane.

(rin/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com