sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 21 Sep 2020 10:59 WIB

9 Data dan Fakta di Balik Laga Chelsea Vs Liverpool

Yanu Arifin - detikSport
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 20: Andreas Christensen of Chelsea and Sadio Mane of Liverpool react, after Andreas Christensen of Chelsea fouls Sadio Mane of Liverpool leading to a red card for Andreas Christensen following a VAR review during the Premier League match between Chelsea and Liverpool at Stamford Bridge on September 20, 2020 in London, England. (Photo by Matt Dunham - Pool/Getty Images) Duel Chelsea Vs Liverpool. (Foto: Matt Dunham - Pool/Getty Images)
London -

Chelsea tampil loyo saat dihajar Liverpool 0-2 di pekan kedua Liga Inggris 2020/2021. Berikut sembilan data dan fakta di baliknya.

Chelsea menjamu Liverpool di Stamford Bridge, London, Minggu (20/9/2020). Tuan rumah tampil buruk, khususnya sejak akhir babak pertama.

Di awali dengan kartu merah Andreas Christensen, akibat melanggar Sadio Mane, Chelsea kemudian dua kali dibobol Sadio Mane. Salah satu golnya pun terjadi karena blunder kipernya, Kepa Arrizabalaga.

Kemudian, Chelsea juga sempat gagal penalti, di mana sepakan Jorginho bisa ditepis Alisson Becker. Alhasil, The Blues kalah 0-2 hingga akhir laga. Highight pertandingannya bisa disaksikan di Mola TV lewat link ini, dengan berlangganan paket Sports dan Entertainment.

Menurut Opta, ada beberapa catatan di balik laga Chelsea vs Liverpool ini. Berikut detikSport rangkum:

- Liverpool juara bertahan pertama yang bisa menang tandang atas Chelsea di Premier League, setelah Manchester United pada April 2002, di mana The Blues tak terkalahkan 13 kali sampai hari ini (menang 7 imbang 6 kali).

- Untuk ketiga kalinya Chelsea kalah di pertandingan kandang pertamanya di Premier League, di mana sebelumnya kalah dari Blackburn Rovers musim 1993/1994 dan Burnley pada musim 2017/2018.

- Hampir setengah dari delapan kemenangan tandang Liverpool atas Chelsea hadir di 6 pertandingan di bawah manajer Juergen Klopp (menang 4 kalah dan berimbang masing-masing sekali)

- Chelsea menelan kartu merah dan gagal penalti sekaligus untuk pertama kalinya lagi setelah Februari 1999, di mana Gianluca Vialli dikartu merah dan Frank Leboeuf gagal penalti saat melawan Blackburn Rovers.

- Jorginho gagal penalti untuk Chelsea pertama kalinya dari 9 kesempatan di semua kompetisi. Sementara bagi Alisson, ini penalti pertama yang digagalkannya sejak bergabung dengan klub. Alisson juga membuat penyelamatan pertamanya musim ini, lewat aksi menggagalkan penalti tersebut.

- Sadio Mane pemain ketiga Liverpool yang bisa mencetak brace di Stamford Bridge alam pertandingan liga, setelah Steve McManaman pada Desember 1995 dan Philippe Coutinho pada Oktober 2015.

- Untuk ke-13 kalinya penyerang Liverpool yakni Sadio Mane mencetak lebih dari satu di pertandingan Liga Inggris, tapi yang pertama di laga tandang. Mane juga mencetaknya di tiga laga tandang terakhirnya untuk Liverpool.

- Bek Chelsea Andreas Christensen menjadi yang pertama diusir wasit di laga Chelsea vs Liverpool, setelah terakhir dialami Frank Lampard, yang kini menjadi pelatih Chelsea, pada Februari 2009.

- Meski datang sebagai pengganti, Thiago menjadi pengumpan terbanyak di lapangan dentan 75 kali, bahkan lebih banyak dari semua pemain Chelsea. Jumlah itu juga menjadi yang terbanyak dilakukan pemain saat hanya bermain 45 menit, sejak data passing Premier League tersedia lengkap pada 2003/2004.

- Meskipun hanya masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, tidak ada pemain Chelsea yang menyelesaikan lebih banyak operan (75) atau lebih banyak sentuhan (89) daripada debutan Liverpool Thiago. 75 operan suksesnya adalah yang paling banyak dimainkan oleh pemain selama 45 menit atau kurang dalam pertandingan Liga Premier sejak 2003-04 (ketika data passing lengkap tersedia).

(yna/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com