sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 25 Sep 2020 10:57 WIB

Buat Sancho, MU Mau Ajukan Tawaran Terakhir dengan Nilai Segini

Kris Fathoni W - detikSport
Englands Jadon Sancho controls the ball during the UEFA Nations League soccer match between Iceland and England in Reykjavik, Iceland, Saturday, Sept. 5, 2020. (AP Photo/Brynjar Gunnarson) Buat Sancho, MU Mau Ajukan Tawaran Terakhir dengan Nilai Segini. (Foto: AP/Brynjar Gunnarson)
Jakarta -

Manchester United belum menyerah memburu Jadon Sancho dari Borussia Dortmund. Kabarnya, tawaran terakhir pun akan diajukan pada pekan depan.

Menurut laporan Mirror, the Red Devils akan mengajukan tawaran yang bisa mencapai nilai 90 juta paun, dengan rincian 75 juta paun di awal dan 15 juta paun berikutnya berupa tambahan (add-on).

Disebutkan pula bahwa ini akan jadi tawaran terakhir Setan Merah ke Dortmund dalam usaha mendapatkan Jadon Sancho di bursa transfer musim panas ini.

Beserta tawaran itu Ed Woodward, executive vice chairman Manchester United, akan menegaskan tidak bakal ada negosiasi terkait nilai atau skema tawaran tersebut.

Para petinggi di Old Trafford menganggap bahwa tawaran 90 juta paun untuk Jadon Sancho itu sudah relatif besar terkait dengan situasi pandemi virus Corona yang mengusik sektor finansial klub-klub sepakbola dunia, sekalipun Dortmund terus bersikeras di angka 108 juta paun.

"Dan Woodward juga tahu persis Sancho antusias dengan potensi transfer tersebut, dengan sebuah kontrak (personal) bernilai nyaris 175 ribu paun per pekan juga sudah disepakati secara prinsip dengan pemain bersangkutan," sebut Mirror.

Rumor mengenai minat dan pendekatan Manchester United terhadap Jadon Sancho sendiri sudah berlangsung nyaris sekitar tiga bulan. Dortmund sempat mematok tenggat waktu sampai 10 Agustus lalu, walaupun MU juga terlihat belum menyerah mendapatkan pemain incaran.

Di bursa transfer musim panas ini MU baru mendatangkan Donny van de Beek dari Ajax. Pemain tengah 23 tahun asal Belanda itu kabarnya direkrut dengan tebusan 35 juta paun plus add-on 5 juta paun.

Aktivitas transfer Manchester United juga sudah mendapat banyak sorotan belakangan ini. Salah satunya dari Gary Neville, mantan pemain MU yang kini menjadi analis dan komentator di Sky Sports. Ia menyebut MU kurang gercep (gerak cepat).

"Masalahnya, mereka juga harus segera menyepakati transfer dan mereka tak bisa melakukannya dengan efisien. Inilah kelalaian mereka karena tak bisa menyiapkan skuad. Ada waktu 6 bulan sejak lockdown, untuk berunding, melakukan pembicaraan lewat zoom, mengontak agen, melakukan sesuatu pada tempatnya."

"Tak ada alasan tak bisa menyelesaikan transfer sebelum musim dimulai. MU butuh 4-5 pemain baru, mereka baru dapat satu. Saya tahu Liverpool juga baru mendapat pemain incaran mereka dalam beberapa hari terakhir, tapi ada perasaan bahwa mereka bisa mengontrol transfer mereka," ucap Gary Neville soal aktivitas transfer Manchester United di musim panas ini.

(krs/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com