sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 29 Sep 2020 05:20 WIB

Guardiola Buta Bek Tengah, Ya?

Yanu Arifin - detikSport
WATFORD, ENGLAND - JULY 21: Pep Guardiola, Manager of Manchester City looks on from the bench prior to the Premier League match between Watford FC and Manchester City at Vicarage Road on July 21, 2020 in Watford, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in all fixtures being played behind closed doors. (Photo by Adrian Dennis/Pool via Getty Images) Manajer Manchester City, Pep Guardiola. (Foto: (Getty Images/Pool)
Manchester -

Lagi dan lagi Manchester City kabarnya akan merekrut seorang pemain bertahan. Manajer Pep Guardiola dianggap buta pada sektor pertahanannya itu.

Guardiola sudah banyak berinvestasi di sektor pertahanan. Eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu sudah menghabiskan dana triliunan untuk menambah kukuh lini belakangnya.

Pemain terakhir yang direkrut adalah Nathan Ake dari Bournemouth. Namun, transfer itu masih belum memperlihatkan hasilnya.

Pada pertandingan melawan Leicester City di pekan ketiga Liga Inggris 2020/2021 akhir pekan lalu, lini belakang City tetap bisa diacak-acak lawan. The Citizens kalah 2-5 oleh The Foxes di laga tersebut.

Tak lama usai laga itu, City kabarnya siap merekrut bek baru lagi. Adalah Ruben Dias dari Benfica yang kabarnya siap didaratkan ke Etihad Stadium.

Menanggapi 'kegilaan' Guardiola membenahi lini belakangnya, Jamie Carragher mengomentarinya. Eks pemain Liverpool itu menyebut transfer Dias bakal menentukan nasib Guardiola di City.

"Jika rekrutan ini [Dias] tidak berhasil dan dia tidak sukses besar, saya tidak berpikir City bisa memenangkan liga serta tidak melihat Guardiola bertahan di klub musim depan," kata Carragher, pada Monday Night Football di Sky Sports.

"Mungkin jika mereka memenangkan liga, dia akan menandatangani kontrak baru. Itu adalah ketakutan besar bagi saya untuk Manchester City dan proyek Pep ini."

"Ada begitu banyak keuntungan dalam hal ini. Dia adalah orang yang akan menggantikan Kompany. Dana 60 juta paun, angka yang sangat besar, tetapi jika ini tidak berhasil, itu mungkin akhir dari proyek Pep," jelasnya.

Lebih lanjut, Carragher berkaca pada rekrutan Guardiola terkait bek memang kurang oke. Ia bahkan menyindir Guardiola seperti punya titik buta dalam melihat pemain belakangnya.

"Ini [Dias] adalah transfer yang harus berguna untuk Man City. Kekhawatirannya adalah, jika Anda melihat kembali bek tengah yang dibeli Pep, bahkan kembali ke masa-masa Barcelona, itu tidak bagus," jelas Carragher.

"Kekhawatiran terbesar bagi saya adalah, apakah Pep punya blind spot dengan bek tengah, atau apakah dia menuntut banyak dari Anda sebagai bek tengah yang bermain di bawah Pep Guardiola? Saya melihat Dias datang dan saya berpikir ada banyak yang dipertaruhkan untuk Man City," ujar eks kapten The Reds itu.



Simak Video "Ruben Dias Resmi Merumput di Man City 6 Tahun!"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/adp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com