Chelsea Gasak Palace, Ribut Abraham Vs Azpilicueta karena Penalti

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Minggu, 04 Okt 2020 04:05 WIB
LONDON, ENGLAND - OCTOBER 03: Cesar Azpilicueta and Tammy Abraham of Chelsea argue over the ball during the Premier League match between Chelsea and Crystal Palace at Stamford Bridge on October 03, 2020 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Mike Hewitt/Getty Images)
Foto: Getty Images/Mike Hewitt
London -

Sebuah insiden terjadi di tengah kemenangan telak Chelsea atas Crystal Palace 4-0. Tammy Abraham dicegah mengeksekusi penalti kedua oleh Cesar Azpilicueta.

Pada pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, Sabtu (3/10/2020), the Blues buntu di sepanjang babak pertama. Usai restart, Chelsea langsung tancap gas untuk memberondong Palace dengan tiga gol dalam waktu kurang dari setengah jam.

Ben Chilwell membuka skor di menit ke-50, kemudian diikuti gol-gol lain dari Kurt Zouma dan penalti Jorginho. Nah, insiden ribut-ribut itu sendiri terjadi setelah pertandingan memasuki 10 menit terakhir.

Wasit menunjuk titik putih untuk Chelsea setelah pelanggaran terhadap Kai Havertz. Abraham langsung mengambil bola dengan harapan akan diizinkan untuk mencetak gol ketiganya di seluruh kompetisi musim ini.

Akan tetapi, Azpilicueta memiliki pendapat yang berbeda. Bek sekaligus kapten Chelsea itu mengambil bola dari tangan Abraham untuk memastikan hadiah penalti itu kembali diambil oleh Jorginho, yang pada prosesnya sukses menjalankan tugasnya untuk mengubah skor menjadi 4-0.

Abraham terlihat kesal karena tidak dibiarkan mengambil penalti. Sambil menggerutu, penyerang Inggris itu mundur dari titik penalti dan membuat isyarat-isyarat terhadap Azpilicueta.

Manajer Chelsea Frank Lampard menegaskan bahwa masalah tersebut sudah selesai. Faktanya, Jorginho memang diplot sebagai pengambil penalti pertama Chelsea.

"Itu sudah ditangani di ruang ganti kok. Sudah ditangani kok," Lampard mengatakan kepada BT Sport usai pertandingan.

"Saya menginginkan pemimpin-pemimpin dan saya tidak keberatan ada sedikit konflik kalau Tammy memang mau mengambil penaltinya karena dia menginginkan sebuah gol atau apapunlah. Saya menghargai semangat dia karena performa dia memang layak mendapatkan sebuah gol."

"Namun, ada aturannya dan Anda tidak bisa melangkahi daftar kecuali kami sudah sangat santai dan seseorang sudah hat-trick dan saya yang memutuskan," simpul Lampard tentang insiden penalti di laga Chelsea vs Crystal Palace, yang highlightnya bisa disaksikan di Mola TV dengan link ini.



Simak Video "Harga Tiket Final Piala Dunia 2022, Tammy Abraham Berpeluang Hengkang"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/raw)