Menuju MU, Cavani Bakal Flop Seperti Falcao?

Yanu Arifin - Sepakbola
Minggu, 04 Okt 2020 09:40 WIB
PSGs Edinson Cavani gestures to supporters at the end of the French League One soccer match between Paris Saint-Germain and Lille at the Parc des Princes stadium in Paris, Friday, Nov. 22, 2019. PSG won 2-0. (AP Photo/Michel Euler)
Edinson Cavani. (Foto: Michel Euler/AP Photo)
Jakarta -

Edinson Cavani kabarnya akan segera bergabung dengan Manchester United. Apakah performa striker Uruguay itu bakal seperti Radamel Falcao?

MU baru sedikit mendatangkan pemain di jendela transfer musim panas 2020/2021. Sejauh ini, baru Donny van de Beek yang didaratkan ke Old Trafford.

Sedianya, Setan Merah sudah dikaitkan dengan Jadon Sancho sejak lama. Namun, winger Borussia Dortmund itu belum juga direkrut karena masalah biaya, di mana Dortmund mematok 120 juta euro.

Menjelang bursa transfer ditutup, yakni 5 Oktober mendatang, MU dikaitkan dengan pemain lain. Adalah Cavani yang kabarnya bakal diboyong.

Menurut laporan jurnalis Guardian Fabrizio Romano, Cavani sudah sepakat pindah ke MU. Kesepakatan tercapai setelah The Red Devils menyetujui komisi agennya sebesar 10 juta euro, yang sebelumnya membuat Benfica dan Atletico Madrid mundur.

Transfer Cavani pun ramai-ramai ditanggapi di media sosial. Banyak yang mengingatkan, MU jangan merekrut pemain yang berpotensi menjadi Radamel Falcao selanjutnya.

MANCHESTER, ENGLAND - JANUARY 31:  Radamel Falcao Garc?a of Manchester United reacts after a missed chance during the Barclays Premier League match between Manchester United and Leicester City at Old Trafford on January 31, 2015 in Manchester, England.  (Photo by Michael Regan/Getty Images)(Radamel Falcao sewaktu di MU. Foto: Michael Regan/Getty Images)

Pada musim 2014/2015, MU sempat meminjam Falcao semusim dari AS Monaco. Striker Kolombia itu rupanya gagal bersinar di Inggris.

Falcao gagal menjadi juru gedor andalan MU pada waktu itu. Bahkan sempat turun ke tim U-21, dan akhirnya tidak dipermanenkan MU dengan catatan membuat 29 penampilan dan 4 gol.

Dan Cavani, dinilai merupakan versi miripnya Falcao. Selain sudah berusia 33 tahun, Cavani mulai mmperlihatkan penurunan performa.

Selain itu, MU terkesan melakukan panic buying dengan membeli Cavani. Sebab, jendela transfer bakal ditutup dan sejauh ini manajer Ole Gunnar Solskjaer baru mendapatkan satu pemain saja.

Musim lalu, Cavani mulai kerap dibangkucadangkan Paris Saint-Germain. Ia cuma bermain 22 kali dan membuat 7 gol sepanjang musim. Padahal, sejak 2010, Cavani bisa selalu membuat minimal 20 gol di tiap musimnya, sebelum menurun musim lalu.

So, apakah Cavani akan menjadi Falcao selanjutnya di MU?



Simak Video "Atalanta Vs MU: Ronaldo-Cavani Duet Lagi?"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/rin)