Pemain-pemain MU Terganggu dengan Transfer Klub Lain?

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Senin, 05 Okt 2020 18:40 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - OCTOBER 04: Bruno Fernandes of Manchester United reacts after Tottenham Hotspur score their first goal during the Premier League match between Manchester United and Tottenham Hotspur at Old Trafford on October 04, 2020 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Alex Livesey/Getty Images)
Manchester United kalah 1-6 dari Tottenham Hotspur di Old Trafford. (Foto: Getty Images/Alex Livesey)
Jakarta -

Kekalahan telak Manchester United dari Tottenham Hotspur diyakini dipengaruhi faktor mental. Para pemain terganggu dengan transfer klub-klub lain.

Manchester United kalah 1-6 dari Tottenham Hotspur di Old Trafford, Minggu (4/10/2020) malam WIB pada lanjutan Liga Inggris. Unggul duluan lewat penalti Bruno Fernandes, 'Setan Merah' lantas digelontor enam gol.

Son Heung-min dan Harry Kane sama-sama mencetak dua gol, sementara Tanguy Ndombele dan Serge Aurier menyumbangkan satu gol. Cuplikan pertandingan tersebut bisa disaksikan di Mola TV melalui link berikut ini.

Mantan kapten MU Gary Neville melihat ada yang tak beres dengan gerak-gerik dan reaksi para pemain. Ia menduga mereka terganggu dengan isu-isu di luar lapangan.

Neville memperkirakan masalah-masalah yang menimpa Harry Maguire dan Mason Greenwood, lalu seputar perekrutan pemain yang tak berjalan baik, mengusik skuad. Apalagi mereka melihat tim-tim rival seperti Liverpool, Manchester City, dan Chelsea memperkuat diri dengan serius.

"Bahasa tubuh mereka buruk, tidak ada semangat dan tanpa tujuan di babak kedua. Tapi saya rasa ketika Anda punya skuad yang tidak punya ketahanan dan pengetahuan bagaimana caranya menang, Anda kemudian memikirkan isu luar lapangan dengan Harry Maguire dan Mason Greenwood, Anda mulai memikirkan kegelapan seputar perekrutan dan tidak mendapatkan pemain," ungkap Neville kepada Sky Sports dan dikutip Metro.

"Mereka melihat Liverpool merekrut pemain, mereka melihat City merekrut pemain, mereka melihat Chelsea merekrut pemain. Ketika Spurs unggul 2-1, rasanya hampir seolah-olah seluruh pemikiran negatif itu menguras setiap kepercayaan diri mereka."

"Menurut saya pada akhirnya para pemain ini di momen ini merasa seolah-olah mereka butuh dukungan. Luke Shaw beberapa pekan lalu bilang 'Kami butuh pemain, pemain yang bagus, yang sangat bagus, tidak keberatan pemain bagus lainnya masuk ke ruang ganti'," imbuhnya.

(raw/krs)