Mourinho: Wasit Benar Usir Robben

Mourinho: Wasit Benar Usir Robben

- Sepakbola
Selasa, 17 Jan 2006 12:26 WIB
Jakarta - Sungguh tidak enak melihat seorang pemain harus meninggalkan lapangan karena merayakan golnya bersama suporter, seperti yang dialami Arjen Robben. Namun oleh pelatih Chelsea Jose Mourinho, keputusan wasit mengusir Robben sudah benar.Gol Robben menjadi penentu kemenangan 2-1 Chelsea atas Sunderland di pertandingan Liga Inggris akhir pekan lalu. Namun ironi, usai merayakan golnya bersama para suporter Chelsea di seberang pembatas, wasit Chris Foy langsung mengganjarnya dengan kartu kuning. Gelandang Belanda itu pun terpaksa meninggalkan lapangan karena sebelumnya juga sudah menerima kartu kuning.Kelihatannya memang cukup konyol. Tetapi aturan FIFA melarang pemain melakukan selebrasi melewati pembatas, yang umumnya berupa papan iklan. Tujuannya yakni tim yang kemasukan gol tidak kehilangan waktu lebih banyak akibat selebrasi lawan.Keputusan wasit itu mendapat dukungan Jose Mourinho. Pelatih Chelsea itu menilai Froy tidak salah memberi kartu kuning kedua kepada Robben, karena memang sesuai aturan."Sesuai dengan aturan, wasit tidak memiliki pilihan. "Arjen harus belajar bahwa jika dia sudah mendapat kartu kuning, dia harus mengendalikan dirinya. Ini akan menjadi pengalaman baginya. Lain waktu dia harus selalu berada di lapangan tiap kali setelah mencetak gol. Dia akan mengingat hal ini sepanjang karirnya," ujar Mourinho seperti dilansir Sky, Selasa (17/1/2006).Meski demikian pelatih asal Portugal itu mengaku sebenarnya dirinya kurang setuju dengan aturan tersebut. "Saya tidak suka dengan aturan seperti itu, karena selebrasi merupakan hubungan antara pemain dengan penonton. Mungkin akan lebih mudah bagi wasit jika hukumannya tidak kartu kuning, tetapi memberi waktu tambahan selama satu menit. Berikan saja injury time selama empat atau lima menit, selesai," tegasnya.Akibat menerima kartu merah, Robben terpaksa absen di pertandingan selanjutnya. Namun Mourinho melihat hal ini masih memiliki sisi positif yakni mempermudahnya merotasi pemain. "Ini menjadi kesempatan bagi (Damien) Duff dan Shaun Wright-Phillips untuk bermain," terangnya.Foto: Selebrasi Arjen Robben melanggar konstitusi FIFA ( (lom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads