sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 07 Okt 2020 17:41 WIB

MU Bisa Pecat Solskjaer kalau PSG Berhentikan Tuchel

Okdwitya Karina Sari - detikSport
PARIS, FRANCE - MARCH 06:  Ole Gunnar Solskjaer, Manager of Manchester United shakes hands with Thomas Tuchel, Manager of PSG during the UEFA Champions League Round of 16 Second Leg match between Paris Saint-Germain and Manchester United at Parc des Princes on March 06, 2019 in Paris, . (Photo by Shaun Botterill/Getty Images) Ole Gunnar Solskjaer bisa dipecat MU kalau PSG memberhentikan Thomas Tuchel? (Foto: Getty Images/Shaun Botterill)
Jakarta -

Perselisihan Thomas Tuchel dengan Paris St. Germain bisa berimbas pada Ole Gunnar Solskjaer. Kalau sampai Tuchel dipecat, Solskjaer diyakini juga akan didepak.

Tuchel sedang dalam sorotan setelah PSG mengawali Liga Prancis 2020/21 dengan kurang meyakinkan. Berstatus sebagai juara bertahan, Les Parisiens menderita kekalahan di dua pertandingan pertama sekalipun empat laga berikutnya menang berturut-turut.

Alhasil, Tuchel disorot karena PSG dianggap tidak memenuhi standarnya sendiri, situasi yang diperburuk oleh perselisihannya dengan manajemen klub. Baru-baru ini Tuchel membuat bos-bos PSG geram. Tuchel mengkritik kebijakan transfer klub karena gagal mendapatkan Luis Suarez, yang pada akhirnya berlabuh ke Atletico Madrid. Pasalnya, PSG tinggal memiliki Mauro Icardi di posisi penyerang murni usai melepas Edinson Cavani dan Eric Choupo-Moting.

"Di Atletico Madrid mereka punya Luis Suarez. Kami sudah kehilangan banyak pemain, musim ini kami akan kesulitan," sembur Tuchel.

Keluhan eks pembesut Borussia Dortmund itu ditanggapi dengan keras oleh PSG. Direktur olahraga klub, Leonardo menjawab: "Kalau seseorang tidak puas, mereka harus pergi." Pada akhirnya, PSG meminjam Moise Kean dari Everton.

Seandainya Tuchel dilengserkan dari kursi pelatih, PSG diyakini akan membidik Mauricio Pochettino yang sedang lowong. Pakar transfer Duncan Castle meyakini, langkah tersebut akan memantik reaksi dari Manchester United, yang juga mengincar manajer Argentina itu.

Kabarnya, MU mulai mengontak Pochettino setelah kekalahan telak 1-6 dari Tottenham Hotspur di akhir pekan lalu. Solskjaer kini dalam tekanan besar setelah the Red Devils baru sekali menang dalam tiga pertandingan pertamanya di Liga Inggris sehingga terlempar ke posisi 16 klasemen.

"Kalau [PSG] mulai mencari alternatif dan salah satu dari mereka ditawari pekerjaan lain - atau kemungkinan besar akan mendapatkan pekerjaan lain - itu mungkin sesuatu yang memancing sebuah perubahan," kata Castle kepada podcast Transfer Window, yang dilansir Express.

"Di sini, PSG relevan karena Thomas Tuchel dalam tekanan dan dia sudah mengkritik manajemen karena transfer. Dia sudah ditegur secara terbuka oleh direktur klub Leonardo jadi dia sekarang dalam posisi yang sulit."

"Tuchel adalah seorang manajer yang Anda sebaiknya lihat sebagai seorang pengganti di fase tertentu pada musim depan. Pochettino adalah orang yang pernah melakukan pembicaraan dengan Qatar. Itu adalah sebuah pekerjaan yang dia bidik dan akan menjadi kandidat di sana."

"Max Allegri juga jadi kandidat kuat lain untuk pekerjaan itu dan sudah pasti Allegri seharusnya menjadi kandidat manajer United juga, karena dia tertarik melatih di Inggris. Meski sejauh yang saya tahu, dia belum dikontak langsung oleh siapapun dari United."

(rin/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com