Oezil: Tak Terpakai di Liga Inggris, Terbuang di Liga Europa

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 08 Okt 2020 15:28 WIB
LONDON, ENGLAND - DECEMBER 15: Mesut Ozil of Arsenal walks off after being subbed during the Premier League match between Arsenal FC and Manchester City at Emirates Stadium on December 15, 2019 in London, United Kingdom. (Photo by Julian Finney/Getty Images)
Mesut Oezil didepak dari skuat Liga Europa (Getty Images/Julian Finney)
London -

Suram betul nasib Mesut Oezil. Tak terpakai di Liga Inggris, playmaker Arsenal itu juga terbuang dari skuad Liga Europa. Duh!

Oezll menjalani tahun ini dengan tidak menyenangkan. Ketika Mikel Arteta pertama kali jadi manajer Arsenal, Oezil masih masih andalan sebelum pandemi virus corona menghentikan kompetisi.

Nah, setelah kompetisi bergulir lagi Juni lalu, Oezil benar-benar tidak bermain sama sekali sampai saat ini. Penampilan terakhir Oezil untuk Arsenal adalah 7 Maret lalu saat membuat satu assist untuk kemenangan 1-0 atas West Ham United.

Musim lalu, Oezil tampil 23 kali dengan torehan satu gol dan tiga assist. Makin menyakitkan untuk Oezil adalah musim ini dia tidak dimasukkan dalam skuad Arsenal yang bermain di Premier League.

Pasalnya Premier League punya aturan bahwa cuma boleh ada 18 pemain yang bukan berasal dari akademi Inggris. Dengan skuadnya saat ini, Arsenal harus meninggalkan dua pemain non-homegrown, salah satunya kemungkinan Oezil pada tenggat pendaftaran 20 Oktober.

Sepertinya Oezil memang harus cabut karena saat Arsenal mendaftarkan skuad untuk Liga Europa kemarin, namanya juga tidak ada dalam list 25 pemain. Tak cuma Oezil. bek Sokratis Papastathopoulos juga ditinggalkan.

Itu artinya Arteta sudah siap melepas keduanya paling cepat bursa transfer Januari nanti. Tapi, melihat kondisi saat ini, ada kemungkinan Oezil bisa saja pindah lebih cepat dengan memotong kontraknya yang tersisa sampai musim panas 2021.

Meski demikian, Mesut Oezil sepertinya tidak mau kehilangan gaji 350 ribu paun per pekan yang membuatnya jadi pemain Arsenal dengan gaji tertinggi saat ini.

"Tim sudah berkembang saat ini, Anda bisa lihat level penampilannya saat ini," ujar Arteta menjawab pertanyaan soal nasib Oezil.

"Di sinilah kami berada saat ini. Kami ingin berkembang lebih baik dan bermain lebih baik lagi serta bersaing," sambungnya.

"Kami harus mempertahankan itu. Saya senang dengan performa, dan membuat kami sebagai pelatih sulit memilih skuad," tutup Arteta.

(mrp/cas)