ADVERTISEMENT

Pengaruh Cristiano Ronaldo dalam Karier Bruno Fernandes

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Senin, 16 Nov 2020 16:00 WIB
SOCHI, RUSSIA - JUNE 15:  Cristiano Ronaldo of Portugal embraces team mate Bruno Fernandes  during the 2018 FIFA World Cup Russia group B match between Portugal and Spain at Fisht Stadium on June 15, 2018 in Sochi, Russia.  (Photo by Dean Mouhtaropoulos/Getty Images)
Bintang Man United dan timnas Portugal Bruno Fernandes mengidolai Cristiano Ronaldo. Foto: Getty Images/Dean Mouhtaropoulos
Manchester -

Pilar Manchester United Bruno Fernandes belajar banyak dari Cristiano Ronaldo. Fernandes mengungkapkan bagaimana Ronaldo memengaruhi perkembangan kariernya.

Kedua pemain memiliki jejak karier yang mirip karena sama-sama 'dibesarkan' oleh Sporting Lisbon sebelum bermain untuk MU. Ronaldo pernah menghabiskan enam musim yang sukses di Old Trafford dengan torehan lebih dari 100 gol dan tiga trofi Premier League dan satu Liga Champions.

Megabintang sepakbola Portugal itu semakin sukses usai pindah ke Real Madrid, yang dibelanya selama sembilan musim. Ronaldo menciptakan 450 gol dan memenangi dua titel LaLiga dan empat Liga Champions serta memecahkan segudang rekor, sebelum hengkang ke Juventus pada dua tahun lalu.

Sedangkan di level internasional Ronaldo menjadi topskorer sepanjang masa (102 gol) sekaligus penampil terbanyak sepanjang masa (120). Ronaldo juga mengantarkan Portugal menjuarai Piala Eropa 2016 dan merebut lima Ballon d'Or.

Sementara Fernandes langsung cemerlang bersama Manchester United sejak bergabung pada Januari lalu. Dia menjadi pemain vital Setan Merah saat finis ketiga di Premier League musim lalu dan sudah mengemas enam gol plus lima assist di sepanjang musim ini.

Tidak bisa dipungkiri Bruno Fernandes kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu pemain terbaik di Premier League. Fernandes mengungkapkan bahwa dia meniru mentalitas Ronaldo sehingga menjadi pemain seperti sekarang.

"Semua orang tahu Cristiano itu pemain favoritku. Kupikir hal itu sedikit dari segalanya," sahut Bruno Fernandes dalam obrolannya dengan UTD Podcast. "Ketika Cristiano mulai di tim nasional, saat itu di Piala Eropa di negara kami jadi usiaku baru sembilan tahun."

"Masa itu selalu diingat orang-orang karena kami kalah di final di Portugal, kami melihat dia menangis setelah final. Dia adalah pemain muda yang mulai bersinar dan dari sana aku mulai menonton dia. Bukan karena kami bermain di posisi yang sama sih, melainkan cara dia bekerja setiap harinya. Mentalitas yang dia punya, kapasitas yang dia harus berikan 100 persen di setiap pertandingan di level tinggi, bagiku itu seperti sebuah motivasi, seperti Anda selalu harus melakukan yang lebih baik."

"Dia mencetak gol-gol di setiap pertandingan, tapi pertandingan demi pertandingan dia masih berusaha meningkat lagi, semakin baik. Mentalitasku terlahir sedikit dari pemahaman Anda ingin menjadi pemain seperti apa," lanjut pemain berusia 26 tahun itu.

"Apakah Anda ingin menjadi pemain yang memiliki satu musim yang bagus, dan mungkin tampil naik-turun, atau Anda ingin menjadi pemain yang selalu tampil terbaik? Oke, Anda memang akan menjalani pertandingan-pertandingan yang buruk, itu sudah pasti, semua pemain mengalaminya. Cristiano juga menjalani laga-lag ayang buruk 100 persen, tapi intinya adalah bangkit dari sebuah pertandingan yang buruk."

"Bangkit dari mentalitas yang - oke aku tidak bermain bagus di pertandingan terakhir dan aku perlu tampil bagus di pertandingan ini. Mentalitas untuk melakukan yang lebih baik setiap harinya sangat penting untukku. Aku meningkat pesat karena hal ini, dan itulah motivasi terbesarku," cetus Bruno Fernandes.

Tonton video 'Solskjaer Tunjuk Bruno Fernandes Jadi Kapten MU Lawan PSG':

[Gambas:Video 20detik]



(rin/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT