Conte Bisa Rasakan Lagi Ambisi Chelsea untuk Juara

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 18 Nov 2020 03:00 WIB
Chelseas Timo Werner, right, celebrates after scoring the opening goal during the Champions League Group E soccer match between Chelsea and Rennes at Stamford Bridge, London, England, Wednesday Nov. 4, 2020. (Ben Stansall/Pool via AP)
Chelsea belanja besar di musim panas 2020 untuk memperkuat tim, termasuk membeli Timo Werner (kanan). (Foto: Ben Stansall/AP)
Jakarta -

Antonio Conte masih terus mengikuti perkembangan Chelsea setelah berpisah pada 2018. Saat ini Chelsea disebutnya menunjukkan ambisi besar lagi untuk juara.

Chelsea memulai era baru ketika menunjuk Frank Lampard sebagai manajer pada awal musim 2019/2020 lalu. Di musim perdananya, gelandang legendaris The Blues itu membawa tim finis empat besar.

Padahal di musim itu, Chelsea dihukum larangan transfer yang bikin Lampard harus bekerja dengan keterbatasan. Nah, musim ini Chelsea melakukan penguatan tim besar-besaran, membelanjakan lebih dari 200 juta paun untuk merekrut talenta-talenta top seperti Hakim Ziyech, Timo Werner, Kai Havertz, Ben Chilwell, hingga Edouard Mendy.

Langkah Chelsea ini disebut Antonio Conte sebagai tanda nyata akan ambisi klub London barat untuk kembali juara. Skuad Frank Lampard saat ini memungkinkan mereka kompetitif di semua ajang.

"Saya rasa klub ingin kembali juara. Menurut saya, sejujurnya, sekarang ini Chelsea adalah tim yang sangat bagus, tim kuat, punya skuad besar untuk menghadapi banyak kompetisi," ungkap Antonio Conte kepada Telegraph dikutip Metro.

"Mereka bekerja sangat baik dan pada momen ini mereka punya banyak sekali pemain. Saya ingat ketika saya tiba di Chelsea dan situasinya tidak seperti ini. Karena saya ingat di musim pertama saya, kami menghadapi musim dengan hanya 16 pemain."

"Tapi pada tahun ini, klub bekerja sangat baik. Saya tahu mereka bekerja dengan sangat baik karena saya terus mengikuti perkembangan Chelsea. Saya adalah penggemar," imbuhnya.

Chelsea terakhir kali memenangi Liga Inggris bersama Antonio Conte pada musim 2016/2017. Sementara titel teranyar adalah Liga Europa, diraih bareng Maurizio Sarri pada 2018/2019 lalu.



Simak Video "Tottenham Mulai Bangkit Bersama Conte"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/ran)