sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 25 Nov 2020 13:45 WIB

Manchester City Lagi Jelek, Salah Siapa?

Afif Farhan - detikSport
WOLVERHAMPTON, ENGLAND - SEPTEMBER 21: Pep Guardiola, Manager of Manchester City reacts during the Premier League match between Wolverhampton Wanderers and Manchester City at Molineux on September 21, 2020 in Wolverhampton, England. (Photo by Marc Atkins/Getty Images) Manchester City Lagi Jelek, Salah Siapa? (Getty Images/Marc Atkins)
Manchester -

Awal musim Liga Inggris ini, Manchester City lagi jelek. Sampai-sampai The Citizens terlempar dari papan atas, maka salahkan saja Pep Guardiola.

Manchester City sementara ini berada di peringkat ke-13 Klasemen Liga Inggris sementara. Dari delapan laga, City baru menang tiga kali, seri tiga kali, dan kalah dua kali sehingga baru mengumpulkan 12 poin.

Manchester City juga kurang tajam di depan gawang. Mereka baru 10 kali menjebol gawang lawan, serta 11 kali kebobolan.

Salah siapa Manchester City bisa sejelek ini?

"Jangan salahkan pemain. Ini salahnya manajer," ujar Pep Guardiola seperti dilansir dari Mirror.

"Saya harus segera menemukan solusi dan caranya," tegas Guardiola.

MANCHESTER, ENGLAND - JULY 02: Kevin De Bruyne of Manchester City celebrates with Raheem Sterling and Phil Foden after scoring his team's first goal during the Premier League match between Manchester City and Liverpool FC at Etihad Stadium on July 02, 2020 in Manchester, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in all fixtures being played behind closed doors. (Photo by Dave Thompson/Pool via Getty Images)Manchester City lagi kurang sip di awal musim ini (Getty Images)

Pep Guardiola menekankan, masalah utama Manchester City adalah kesulitan mencetak gol. Apalagi, kedua striker mereka yakni Sergio Aguero dan Gabriel Jesus kerap kena cedera.

"Musim lalu, kami adalah tim yang mencetak banyak gol, tapi sekarang kami sedang kesulitan. Maka, kami harus cepat mencari solusi," terang Guardiola.

"Kami memiliki cukup pemain untuk mencetak gol dan kami akan melakukannya," lanjutnya.

Di lini belakang, kedatangan beberapa pemain baru seperti Ruben Dias dan Nathan Ake belum banyak membantu. City memang masih jadi tim yang unggul penguasaan bola, tapi hasil akhir adalah yang utama.

Saat menghadapi Tottenham Hotspur misalnya pada Minggu (22/11) kemarin. Manchester City unggul 67 persen berbanding 33 persen penguasaan bola, tapi skor akhir kalah 0-2.

"Ini baru awal musim dan saya optimis kami akan menjalani musim yang baik," tutup Pep Guardiola.

(aff/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com