Ini Balasan Jose Mourinho atas Pujian Juergen Klopp

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 16 Des 2020 12:51 WIB
ANTWERPEN, BELGIUM - OCTOBER 29: Jose Mourinho, Manager of Tottenham Hotspur is interviewed prior to the UEFA Europa League Group J stage match between Royal Antwerp and Tottenham Hotspur at Bosuilstadion on October 29, 2020 in Antwerpen, Belgium. Sporting stadiums around Belgium remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Dean Mouhtaropoulos/Getty Images)
Jose Mourinho membalas pujian Juergen Klopp jelang Liverpool vs Tottenham Hotspur. (Foto: Getty Images/Dean Mouhtaropoulos)
Jakarta -

Jose Mourinho dipuji Juergen Klopp karena telah membentuk Tottenham Hotspur sebagai mesin penenun hasil. Mourinho kurang sepakat dengan penilaian tersebut.

Mourinho dan Klopp akan saling berhadapan ketika Tottenham Hotspur melawat ke markas Liverpool di Anfield, Kamis (17/12/2020) dini hari WIB. Laga ini jadi pertarungan dua tim yang berbagi tempat di puncak klasemen Liga Inggris.

Tottenham dan Liverpool seperti diketahui sama-sama mengumpulkan 25 poin dari 12 pekan. Kalaupun Tottenham ada di posisi pertama, itu karena unggul selisih gol.

Pertemuan ini menjanjikan duel yang seru dan menarik. Liverpool adalah tim tertajam di Liga Inggris saat ini dengan 27 gol, sedangkan Tottenham Hotspur adalah tim yang paling sedikit kebobolan: 10 gol.

Jelang pertandingan, Manajer Liverpool Juergen Klopp melontarkan pujian ke Mourinho karena telah sukses membentuk Tottenham sebagai cerminan karakternya. Tottenham menjadi tim yang efektif meraih poin-poin, sebagaimana Mourinho yang selalu fokus pada hasil.

Tapi buat Jose Mourinho, laju Tottenham Hotspur saat ini masih perlu dibuktikan dengan waktu. Tim yang lebih tepat disebut peraih hasil-hasil menurutnya adalah Liverpool, karena sudah membuktikannya dalam dua musim terakhir.

"Periode akan hasil-hasil bagus itu beberapa bulan saja, kalau periode dari sebuah mesin peraih hasil-hasil itu jauh lebih dari itu. Sebuah mesin peraih hasil itu ya yang sudah ditunjukkan Liverpool selama beberapa tahun ini," ungkapnya dikutip BBC.

"Sebuah mesin peraih hasil itu adalah tim Chelsea saya dulu, keitka kami memenangi dua titel beruntun (2005 dan 2006). Kami adalah tim bagus yang bekerja keras, tapi Liverpool itu hasil dari kerja 1.894 hari dengan Juergen, kalau saya tidak salah."

"Kami adalah hasil dari kerja 390 hari. Tapi 390 hari ini juga menipu karena banyak dari hari-hari ini bukan hari-hari kerja, ada hari-hari karantina. Jadi buat kami untuk bersaing di level saat ini, saya cuma bisa memuji para pemain dan merasa sangat senang dengan apa yang sedang mereka lakukan," imbuh Jose Mourinho.

Mourinho menangani Tottenham Hotspur sejak 20 November tahun lalu, atau 392 hari lalu. Sementara Klopp sudah melalui total 1.896 hari sebagai manajer Liverpool sejak diangkat pada 8 Oktober 2015 silam.

(raw/krs)