Liga Inggris
Chelsea Ditahan Villa 1-1
Kamis, 02 Feb 2006 04:40 WIB
Jakarta - Langkah Chelsea meraih kemenangan ke-21 gagal dicapai. Tuan rumah Aston Villa berhasil menahan imbang The Blues 1-1 di Villa Park, Kamis (2/2/2006) dinihari.Hasil ini tentunya sedikit menghambat langkah Chelsea menjauh dari rival di bawahnya, Manchester United dan Liverpool, yang saat berita ini diturunkan masih melangsungkan laga mereka. Alhasil tim asuhan Jose Mourinho itu hanya mampu menambah satu angka koleksi poin mereka menjadi 63.Sementara bagi Aston Villa, hasil seri ini terhitung cukup lumayan. Setidaknya dengan tambahan satu angka mereka bisa sedikit menjauh dari zona degradasi dan bercokol di posisi 14 dengan koleksi 27 angka.Adalah Glen Johnson yang menjadi penghambat laju Chelsea di pekan ini. Bek Chelsea ini mencetak gol penyama kedudukan di menit 77 setelah crossing Mark Delaney gagal dihalaunya dan malah masuk ke gawang sendiri.Namun Chelsea tetap mendapat kredit khusus di laga ke-24 mereka musim ini. Setelah unggul 1-0 lewat tendangan keras Arjen Robben di menit 14, memanfaatkan umpan William Gallas, Chelsea terus melakukan tekanan ke lini pertahanan Villa.Catatan tersendiri, gol Robben tersebut merupakan gol ke-50 Chelsea di musim ini. Sebuah koleksi yang mengagumkan sekaligus menunjukkan betapa produktifnya Londoners itu di kancah Liga Inggris.Robben dan Joe Cole adalah aktor penting dalam skema serangan Chelsea dinihari tadi. Kedua winger tersebut sering melakukan pergerakan berbahaya dan umpan-umpan manis ke depan gawang Villa. Sayangnya kurang tenangnya lini depan Chelsea menghambat munculnya gol kedua.Villa sendiri juga tampil taktis selama pertandingan. Bahkan sempat beberapa kali mengancam gawang Petr Cech. Tapi penampilan kiper asal Republik Ceko ini cukup gemilang sehingga beberapa peluang yang diciptakan Gareth Barry, Milan Baros dan Kevin Phillips berhasil digagalkannya. Skor 1-1 pun bertahan hingga babak kedua usai.Foto: Aksi Arjen Robben saat melakukan tendangan yang akhirnya membuat Chelsea unggul 1-0. Sayangnya keunggulan tersebut gagal bertahan hingga akhir (BBC). (ian/)











































