Cavani Cekik Yerry Mina, lalu Bobol Gawang Everton

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 24 Des 2020 09:40 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - DECEMBER 23: Edinson Cavani of Manchester United and Yerry Mina of Everton react during the Carabao Cup Quarter Final match between Everton and Manchester United at Goodison Park on December 23, 2020 in Liverpool, England.  A limited number of fans (2000) are welcomed back to stadiums to watch elite football across England. This was following easing of restrictions on spectators in tiers one and two areas only. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)
Edinson Cavani dianggap mencekik leher bek Everton Yerry Mina (Getty Images/Clive Brunskill)
Liverpool -

Edinson Cavani dielu-elukan fans Manchester United usai bikin gol ke gawang Everton. Padahal sebelumnya, Cavani kedapatan mencekik leher Yerry Mina.

Melawat ke Goodison Park, Kamis (24/12/2020) dini hari WIB, dalam lanjutan perempatfinal Piala Liga Inggris, MU memang tampil dominan dengan menguasai 65 persen ball possesion dan membuat total 19 attempts.

Tapi, MU kesulitan untuk menciptakan gol karena penampilan luar biasa Robin Olsen di bawah mistar. Selain itu, pertahanan Everton relatif tampil oke mengadang gelombangan serangan MU.

Sayangnya ketangguhan lini belakang Everton runtuh juga ketika serangan cepat yang dibangun Luke Shaw dari sisi kiri berakhir di Cavani di sisi kanan. Penyerang Uruguay itu mengecoh satu pemain, sebelum melepas sepakan melengkung ke gawang Olsen.

MU akhirnya menang 2-0 sekaligus lolos ke semifinal berkat gol Anthony Martial di masa injury time. Cavani memang jadi bintang pada laga ini karena total membuat empat attempts sepanjang 90 menit.

Jika saja Olsen tak tampil mantap, Cavani sudah bisa bikin hat-trick pada babak pertama. Tapi, Cavani juga bukannya tanpa cela karena dia disorot usai insiden yang melibatkannya dengan Yerry Mina.

Pada menit ke-55 dan situasi tanpa bola, Cavani kedapatan mencekik leher Yerry Mina sebelum akhirnya bek Kolombia itu terjatuh mengerang. Cavani dalam gambar yang viral di media sosial pun tampak kebingungan.







Beruntung buat Cavani, VAR baru diberlakukan di semifinal dan wasit pun lolos mengamati insiden tersebut. Jika saja VAR berlaku, Edinson Cavani mungkin sudah dikartumerah.

"Itu insiden biasa saja, antara dua pemain Amerika latin yang sudah sering berduel sebelumnya, mereka juga sering jumpa di kualifikasi Copa America. Ini adalah laga yang luar biasa. Ada fans, tekel-tekel, kartu kuning, dan banyaknya peluang dari kedua tim. Saya menikmatinya," ujar manajer Ole Gunnar Solskjaer seperti dikutip BBC Sport.

Lolos ke semifinal, Manchester United sudah ditunggu Manchester City, yang laganya dihelat 6 Januari 2021 di Old Trafford.

(mrp/raw)