Jika Lampard Dipecat Chelsea, 3 Pelatih Ini Bisa Jadi Pengganti

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 30 Des 2020 20:15 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - DECEMBER 12: Frank Lampard, Manager of Chelsea looks on prior to the Premier League match between Everton and Chelsea at Goodison Park on December 12, 2020 in Liverpool, England. A limited number of spectators (2000) are welcomed back to stadiums to watch elite football across England. This was following easing of restrictions on spectators in tiers one and two areas only. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)
Manajer Chelsea, Frank Lampard, mulai diisukan bakal dipecat karena laju buruk The Blues di Liga Inggris. (Foto: (Clive Brunskill/Getty Images)
London -

Laju buruk Chelsea membuat kursi manajer Frank Lampard mulai digoyang. Jika dipecat, pria 42 tahun itu bisa digantikan tiga sosok ini. Siapa saja?

Chelsea sedang menuai laju buruk di Liga Inggris. Dari lima laga terakhirnya, Si Biru hanya meraih empat poin, yakni sekali kemenangan, sekali imbang, dan tiga kali kalah.

Di dua laga terakhir, Chelsea gagal meraih kemenangan. Usai ditekuk Arsenal 1-3 di laga Boxing Day, Mason Mount dkk kembali ditahan imbang 1-1 oleh Aston Villa.

Hasil itu membuat posisi Chelsea melorot di klasemen Liga Inggris. The Blues tertahan di peringkat 6 dengan 26 poin dari 16 laga, tertinggal enam angka dari Liverpool yang baru bermain 15 kali.

Kondisi itu membuat kursi manajer di Chelsea menjadi sorotan. Lampard, sang legenda yang direkrut musim lalu, mulai diisukan bakal dipecat sang pemilik klub, Roman Abramovich.

Dilansir Daily Star, ada tiga pelatih yang dinlai bisa menggantikan Lampard di Chelsea. Siapa saja mereka?

Pertama adalah Thomas Tuchel. Pria asal Jerman itu baru saja menganggur, usai dipecat Paris Saint-Germain.

LEIPZIG, GERMANY - NOVEMBER 04: Thomas Tuchel, Head Coach of Paris Saint-Germain gestures during the UEFA Champions League Group H stage match between RB Leipzig and Paris Saint-Germain at Red Bull Arena on November 04, 2020 in Leipzig, Germany. (Photo by Maja Hitij/Getty Images)Thomas Tuchel baru saja dipecat PSG. (Foto: Maja Hitij/Getty Images)

Tuchel sendiri, yang juga mantan pelatih Borussia Dortmundt, membawa PSG juara Ligue 1 musim 2018/2019 dan 2019/2020. Musim lalu, ia juga membawa Neymar dkk ke final Liga Champions, namun kalah dari Bayern Munich.

Kemudian ada Massimiliano Allegri. Pelatih asal Italia itu juga sebelumnya sempat masuk rumor manajer Chelsea, ketika raksasa London itu memecat Maurizio Sarri.

TURIN, ITALY - MAY 19: Head coach Massimiliano Allegri of Juventus looks on during the Serie A match between Juventus and Atalanta BC on May 19, 2019 in Turin, Italy. (Photo by Tullio M. Puglia/Getty Images)Massimiliano Allegri sempat dikaitkan dengan Chelsea pada 2019. (Foto: Tullio M. Puglia / Getty Images)

Eks pelatih AC Milan dan Juventus itu sudah teruji, dengan memenangkan Scudetto enam kali. Rinciannya, ia membantu Milan menang sekali, dan Bianconeri lima kali beruntun pada musim 2014-2019.

Selain itu, Allegri juga bisa membawa Juventus ke final Liga Champions dua kali. Namun, dua kesempatan itu berujung kekalahan.

LONDON, ENGLAND - MARCH 01: Nuno Espirito Santo, Manager of Wolverhampton Wanderers celebrates following the Premier League match between Tottenham Hotspur and Wolverhampton Wanderers at Tottenham Hotspur Stadium on March 01, 2020 in London, United Kingdom. (Photo by Richard Heathcote/Getty Images)Nuno Espirito Santo bisa membawa Wolverhampton Wanderers menjadi kuda hitam Premier League. Foto: (Richard Heathcote/Getty Images)

Dan terakhir adalah Nuno Espirito Santo. Manajer Wolverhampton Wanderers itu dinilai bisa memoles Chelsea, layaknya membawa Wolves bisa bersaing di Liga Inggris.

Musim lalu, Wolves bisa dibawanya ke kompetisi Eropa. Manajer asal Portugal itu pun dinilai bisa cocok menangani Chelsea, jika Lampard kena pecat.

(yna/krs)