Kasus Corona Meningkat, Liverpool Vs MU Tanpa Penonton

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 30 Des 2020 23:30 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - JANUARY 19: Mohamed Salah of Liverpool scores his teams second goal past David De Gea (not pictured) of Manchester United as he is challenged by Daniel James of Manchester United during the Premier League match between Liverpool FC and Manchester United at Anfield on January 19, 2020 in Liverpool, United Kingdom. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Liverpool vs MU pada 17 Januari dihelat tanpa penonton (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Liverpool -

Kota Liverpool kembali berstatus waspada terkait penyebaran COVID-19. Alhasil, Liverpool vs Manchester United bulan depan tanpa penonton.

Kota pelabuhan sejatinya masih jadi satu-satunya yang diperbolehkan menggelar pertandingan terbuka alias dihadiri penonton. Termasuk Tier 2, laga kandang Liverpool dan Everton maksimal didatangi 2.000 penonton.

Kali terakhir kota tersebut menggelar laga adalah saat Liverpool berimbang 1-1 kontra West Bromwich Albion di Anfield pada Boxing Day lalu. Sementara, kota-kota lain sudah masuk Tier 3 alias tidak ada penonton.

Sebelum ini, Liverpool bersama London jadi dua kota yang sudah menggelar pertandingan hampir sebulan terakhir. Tapi, menyusul peningkatan kasus penularan virus corona belakangan, yang disertai munculnya varian baru, kewaspadaan tinggi muncul dari pemerintah Inggris.

Apalagi beberapa pertandingan seperti Evertons vs Manchester City dan terakhir Tottenham Hotspur vs Fulham ditunda karena dilanda badai corona.

Alhasil, pemerintah Inggris memberlakukan larangan untuk setiap pertandingan olahraga dihadiri penonton, sehingga kota Liverpool pun naik ke Tier 3. Itu artinya duel Everton kontra West Ham United di Goodison Park 1 Januari tanpa suporter.

Aturan ini tentu akan berimbas pada Northwest Derby di Anfield 17 Januari nanti, saat Liverpool menghadapi musuh bebuyutannya Manchester United. Duel klasik itu akan dihelat tanpa penonton.

Ini jadi kerugian untuk Liverpool mengingat mereka kini tengah memuncaki klasemen, dengan hanya unggul dua poin dari MU di posisi kedua yang masih menyimpan satu laga tersisa.

Apalagi MU sudah tidak kalah di kandang lawan sejak... tumbang 0-2 di Anfield 19 Januari lalu. Namun, Liverpool masih bisa menyimpan harapan jika kasus penularan COVID-19 menurun antara saat ini hingga 13 Januari, maka ada kemungkinan penonton diizinkan kembali.

(mrp/raw)