Soal Liverpool Beli Bek Tengah, Ini Kata Juergen Klopp

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Senin, 04 Jan 2021 18:45 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - DECEMBER 16: Jurgen Klopp, Manager of Liverpool wears a face mask as he looks on during the warm ups prior to the Premier League match between Liverpool and Tottenham Hotspur at Anfield on December 16, 2020 in Liverpool, England. A limited number of fans (2000) are welcomed back to stadiums to watch elite football across England. This was following easing of restrictions on spectators in tiers one and two areas only.  (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)
Juergen Klopp bicara soal pembelian bek baru. (Foto: Getty Images/Clive Brunskill)
Jakarta -

Liverpool masih bermasalah dengan badai cedera di posisi bek tengah. Desakan agar 'Si Merah' membeli pemain baru pun sudah muncul.

Liverpool sudah kehilangan Virgil van Dijk dan Joe Gomez sejak Oktober dan November lalu. Keduanya mengalami cedera lutut parah dan diperkirakan masih akan absen beberapa bulan lagi.

Selain itu, Joel Matip yang seharusnya menutup lubang di jantung pertahanan juga sedang cedera. Matip mengalami masalah pada otot adductor dan harus absen sekitar tiga pekan sejak 31 Desember lalu.

Matip sejauh ini memang cukup kerap bermasalah dengan cedera-cedera. Itu sebabnya mantan bek Liverpool Jamie Carragher mendesak klub membeli bek tengah baru.

Sebab kini Juergen Klopp hanya bisa mengandalkan Fabinho, yang berposisi asli gelandang, dan pemain-pemain muda seperti Rhys Williams dan Nathaniel Phillips. Padahal tekanan persaingan gelar bakal sangat besar, belum lagi jika Fabinho ikut tumbang.

Satu nama sudah dikaitkan dengan Liverpool yakni bek Lille, Sven Botman. Tapi Juergen Klopp mengaku tak yakin soal bisa mendatangkan pemain anyar.

"Saya tahu, tapi itu bukan hal baru, memang selalu begitu persoalannya," Klopp, saat ditanya apakah fitnya Matip akan mengakhiri pembicaraan pembelian bek baru.

Saya benar-benar tak bisa mengatakan apapun soal itu, tapi Anda bisa bayangkan, enam bulan lalu kita bicara soal seberapa besar semua klub kesulitan dan syukurlah kita bisa terus berjalan, dan itu membantu semua klub juga."

"Tapi ini tetap bukan waktunya di mana Anda benar-benar...(Klopp melakukan gesture menghamburkan uang). Setidaknya buat kami sih begitu."

"Saya tidak tahu bagaimana persisnya di klub lain, tapi kami harus sangat berhati-hati dan serius. Oleh karena itu saya tidak tahu apa yang bisa dan tidak bisa kami lakukan," ujar manajer Liverpool tersebut.

(raw/krs)