Ada Perpecahan di Tubuh Chelsea?

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 05 Jan 2021 17:50 WIB
LONDON, ENGLAND - JANUARY 03: Chelsea Players take part in a minutes applause in memory of former footballer and manager, Tommy Docherty who recently passed away ahead of the Premier League match between Chelsea and Manchester City at Stamford Bridge on January 03, 2021 in London, England. The match will be played without fans, behind closed doors as a Covid-19 precaution. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)
Ada Perpecahan di Tubuh Chelsea? (Getty Images/Shaun Botterill)
London -

Chelsea bagai jatuh tertimpa tangga. Lagi susah menang di Liga Inggris, kini muncul isu perpecahan di dalam timnya. Waduh...

Chelsea lagi kepayahan di Liga Inggris. Teranyar, The Blues dikalahkkan Manchester City di Stamford Bridge, Senin (4/1) dini hari WIB dengan skor 1-3.

Dalam lima laga terakhir, klub asal London itu begitu sulit meraup tiga poin. Mereka cuma menang sekali, seri sekali, dan kalah tiga kali.

Hasilya, posisi Chelsea di Klasemen Liga Inggris sementara terus melorot. Sementara ini, Thiago Silva dkk bercokol di peringkat kesembilan dengan 26 poin dari 17 laga. Beda tujuh poin dari Liverpool di posisi puncak.

LONDON, ENGLAND - DECEMBER 26: Tammy Abraham of Chelsea looks dejected after his team concede during the Premier League match between Arsenal and Chelsea at Emirates Stadium on December 26, 2020 in London, England. The match will be played without fans, behind closed doors as a Covid-19 precaution. (Photo by Julian Finney/Getty Images)Chelsea dalam performa buruk di Premier League (Getty Images/Julian Finney)

Dilansir dari Mirror, ada banyak faktor yang menyebabkan Chelsea kurang begitu menggigit. Lini pertahanan masih jadi PR besar, sebab pemain-pemain barunya seperti Thiago Silva, Ben Chilwell, dan kiper Edouard Mendy masih naik-turun performanya.

Pemain-pemain baru Chelsea lainnya seperti Timo Werner, Kai Havertz, dan Hakim Ziyech sempat bagus tapi kembali menurun. Dua nama pertama juga lagi mandek, belum ada lagi gol-gol yang datang dari mereka.

Kabar terbaru, terjadi perpecahan di tubuh Chelsea. Ada rasa tidak suka antar pemain!

Disinyalir, para pemain Chelsea yang merasa lebih fit dan tak perlu beradaptasi lagi tidak suka cuma duduk di bangku cadangan. Pemain-pemain baru yang diberi waktu lebih banyak pun masih belum bisa membuktikan diri.

Malah, beberapa pemain dikabarkan tidak menyukai strategi dari manajer Frank Lampard.

Pihak klub sendiri turut dikabarkan siap melepas pemain. Demi perampungan skuad dan melepas para pemain yang sudah tidak kerasan.

Tidak dirinci pasti, siapa-siapa saja pemain Chelsea yang 'panas'. Namun tentu, hasil di lapangan sudah cukup jadi bukti kalau ada masalah di internal tim.

Meski begitu, Frank Lampard sendiri meredakan situasi. Dia mengaku, masih terus mempercayai timnya dan seolah menepis rumor perpecahan.

"Saya sangat percaya kepada tim ini," katanya seperti dilansir dari Sky Sports.

"Setiap tim yang mau sukses pasti sakit-sakitan dulu. Sekarang adalah masa yang sulit," sambungnya.

"Saya tidak mau mengkritik pemain, saya sendirilah yang harus dikritik. Saya tahu kami ada peningkatan dan jalan masih panjang," tutup Lampard.

(aff/adp)