Kai Havertz Belum Oke di Chelsea, Ini Kata Mantan Pelatihnya

Angga Laraspati - Sepakbola
Jumat, 08 Jan 2021 21:50 WIB
LONDON, ENGLAND - OCTOBER 20: Kai Havertz of Chelsea reacts during the UEFA Champions League Group E stage match between Chelsea FC and FC Sevilla at Stamford Bridge on October 20, 2020 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Toby Melville - Pool/Getty Images)
Kai Havertz Belum Oke di Chelsea, Ini Kata Mantan Pelatihnya. Foto: (Getty Images/Pool)
Jakarta -

Di Chelsea, Kai Havertz belum bersinar sebagaimana ketika membela Bayer Leverkusen. Mantan pelatihnya di klub Jerman itu pun angkat bicara.

Kai Havertz didatangkan Chelsea pada transfer musim panas kemarin, usai tampil impresif di lini tengah Leverkusen. Dana 70 juta Poundsterling pun digelontorlan The Blues untuk pemain yang sudah mencetak 18 gol dan 9 assists di musim terakhirnya bersama Leverkusen.

Namun, performa impresif di klub Liga Jerman tersebut sejauh ini belum bisa direplika ulang kembali oleh Kai Havertz bersama Chelsea sejauh musim ini berjalan.

Pemain 21 tahun ini hanya mampu mencetak sebiji gol dalam 15 pertandingannya di Premier League bersama The Blues. Kai Havertz juga harus merelakan tempatnya di starting eleven dalam beberapa pekan terakhir.

Melihat hal tersebut, Peter Bosz yang pernah menangani Kai Havertz di Bayer Leverkusen punya pendapat. Ia memahami kenapa Chelsea rela merogoh kocek dalam-dalam demi Havertz. Yang belum dipahaminya adalah seperti apa rencana Lampard buat pemain itu.

"Saya paham mengapa Chelsea menggaetnya, tapi saya belum bisa melihat rencana tepat yang dimiliki Frank Lampard untuknya. Tapi yang sangat bagus adalah dia melindunginya di media," ujar Peter Bosz kepada The Athletic dikutip dari Inside Futbol.

Peter Bosz juga mengatakan seorang pesepakbola harus mulai mencetak dan membantu gol. Karena itu ia pun menyesalkan Havertz belum mendapat kesempatan untuk bermain lebih banyak sekalipun sudah digaet dengan harga yang sangat tinggi.

"Tapi pada akhirnya, Anda harus punya kesempatan, Anda harus mencetak gol, dan mengkreasikan gol. Untuk transfer 100 juta euro, Anda harus terus bermain, dan dia belum mendapatkan itu," tutur Bosz.

"Lampard akan berusaha untuk mengeluarkan yang terbaik dari Havertz di masa mendatang, saat dia berusaha untuk memulihkan performa Chelsea yang (sedang) goyah," jelasnya.

(krs/ran)