sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 26 Jan 2021 12:35 WIB

Lampard Dipecat karena Chelsea Tak Sesabar MU dan Arsenal

Novitasari Dewi Salusi - detikSport
LONDON, ENGLAND - MARCH 03: Frank Lampard, Manager of Chelsea celebrates victory during the FA Cup Fifth Round match between Chelsea FC and Liverpool FC at Stamford Bridge on March 03, 2020 in London, England. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images) Frank Lampard hanya bertahan 18 bulan di kursi manajer Chelsea (Foto: Getty Images/Shaun Botterill)
FOKUS BERITA Chelsea Pecat Lampard
Jakarta -

Seperti Frank Lampard, Ole Gunnar Solskjaer dan Mikel Arteta menghadapi tekanan besar pada musim ini. Namun, Manchester United dan Arsenal lebih sabar.

Lampard diangkat sebagai manajer Chelsea pada Juli 2019 dan diikat dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Namun, pada Senin (25/1/2021), Chelsea mengumumkan keputusannya untuk memecat Lampard.

Itu berarti Lampard hanya bertahan 18 bulan di Stamford Bridge. Pria berusia 42 tahun itu dipecat menyusul laju tidak konsisten yang diperlihatkan Cesar Azpilicueta dkk. musim ini.

Chelsea cuma menang dua kali dalam delapan pertandingan terakhir di Premier League. Sempat memuncaki klasemen Liga Inggris, The Blues kini anjlok ke peringkat kesembilan.

Banner Chelsea Pecat Lampard

Perbandingan dengan Ole Gunnar Solskjaer dan Mikel Arteta pun muncul. Baik Solskjaer maupun Arteta sempat menghadapi tekanan besar di Manchester United dan Arsenal.

Solskjaer sempat disorot setelah start buruk di Premier League 2020/2021 dan MU berkutat di papan tengah. Namun, perlahan tapi pasti, manajer asal Norwegia itu membawa Setan Merah ke puncak klasemen Liga Inggris.

Setali tiga uang, Arteta juga menghadapi tekanan hebat setelah Arsenal terperosok ke papan bawah klasemen Liga Inggris dan mendekati zona degradasi. Kini, Arsenal tak terkalahkan dalam lima laga terakhirnya di liga dan mulai menanjak di klasemen.

Gary Neville menilai Chelsea memang punya cara berbeda dalam memperlakukan manajernya jika dibandingkan dengan MU dan Arsenal. Dia meyakini Frank Lampard tahu betul hal itu.

"Klub modelnya sangat berbeda jika dibandingkan dengan Arsenal dan Manchester United," ujar Neville kepada Sky Sports.

"Saya tahu United memecat David Moyes setelah delapan bulan, tapi itu situasi khusus. United biasanya memberi manajer dua atau beberapa tahun, Arsenal punya sejarah memberi waktu kepada manajer, tapi Chelsea tak pernah seperti itu."

"Frank tahu itu ketika dia mengambil pekerjaan ini dan begitulah sejak hari pertama. Dia tahu dia tidak akan dapat tiga tahun apa pun yang terjadi. Tak akan dijelaskan kepadanya kalau dia butuh hasil untuk membawa Chelsea ke puncak liga. Menggelontorkan semua dana itu pada musim panas lalu cuma mempercepatnya."

"Di dunia yang sempurna, Anda akan selalu bilang kalau manajer seharusnya dapat dua atau dua setengah tahun untuk membuktikan dirinya, tapi di Chelsea itu tak pernah terjadi," lanjut Neville.

"Bilang kalau Manchester United dan Arsenal memperlakukan manajer seperti Chelsea itu tak bisa dibandingkan. Mereka punya model dan cara berbeda yang berhasil untuk Chelsea dan Frank tahu itu ketika dia mengambil pekerjaan ini," katanya.

Frank Lampard memperpanjang daftar manajer yang dipecat Chelsea sejak diambil alih oleh Roman Abramovich pada 2003. Lampard jadi manajer ke-12 yang diberhentikan oleh miliarder asal Rusia itu.

Banner Papan Atas EPL
(nds/rin)
FOKUS BERITA Chelsea Pecat Lampard
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com