sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 28 Jan 2021 16:00 WIB

Thomas Tuchel Mulai dengan 'Line-up Tak Adil' di Chelsea

Kris Fathoni W - detikSport
Chelseas new head coach Thomas Tuchel holds the ball during the English Premier League soccer match between Chelsea and Wolverhampton Wanderers at Stamford Bridge Stadium in London, England, Wednesday, Jan. 27, 2021. (AP Photo/Frank Augstein) Thomas Tuchel Mulai dengan 'Line-up Tak Adil' di Chelsea. (Foto: Frank Augstein/AP)
FOKUS BERITA Chelsea Pecat Lampard
Jakarta -

Thomas Tuchel sudah memulai kiprahnya sebagai manajer baru Chelsea. Ia mengawali dengan racikan yang disebutnya sendiri sebagai 'line-up tidak adil'.

Tuchel kini berada pada posisi yang sebelumnya ditempati oleh Frank Lampard. Laga pertamanya sebagai manjer the Blues, juga yang perdana di tanah Inggris, dijalani dengan menjamu Wolverhampton Wanderers.

Dalam persiapan menghadapi laga yang berkesudahan tanpa gol alias 0-0 itu Thomas Tuchel praktis tak punya waktu banyak dalam mempersiapkan tim karena juga baru saja ditunjuk menggantikan Lampard.

Menjelang laga lawan Wolves tersebut, Thomas Tuchel pun sedikit mengungkap situasi di balik laga pertamanya itu. Termasuk 'ketidakadilan' yang terpaksa diambil dalam menyusun line-up.

"Anda sulit membayangkannya. 48 atau 72 jam terakhir amat sureal, tapi kami sekarang berada di sini dan memainkan laga bersama Chelsea itu luar biasa. Tapi di saat yang sama, ini hari-hari yang gila," ucapnya dalam wawancara yang dilansir teamtalk.

"Pilihan hari ini mungkin tidak adil karena bagaimana bisa saya membuat sebuah keputusan dengan satu sesi latihan, dengan para pemain juga amat fokus dan terbuka terhadap segala macam hal yang kita latih? Itu mungkin line-up paling tidak adil yang pernah kami lakukan karena tak ada alasan pemain (yang tak terpilih) tidak masuk line-up."

Banner Chelsea Pecat Lampard

"Hari ini kami sedikit condong pada (pemain) pengalaman, yang juga tak mudah. Kami masuk di tengah-tengah musim. Kami berada di posisi (klasemen) yang tidak seharusnya jadi ada ekspektasi besar, tensinya juga tinggi, jadi kami memilih pengalaman."

Skema Chelsea racikan perdana Tuchel memberi indikasi formasi awal 3-4-2-1. Edouard Mendy mengawal gawang dengan trio Cesar Azpilicueta, Thiago Silva, dan Antonio Ruediger bersiaga di lini bertahan. Matteo Kovacic dan Jorginho menempati lini tengah, dengan diapit Callum Hudson-Odoi dan Ben Chilwell. Sedikit ke depan, Hakim Ziyech dan Kai Havertz mengisi sektor sayap untuk memberikan sokongan buat striker veteran Olivier Giroud.




Christian Pulisic, yang pernah jadi pemain Tuchel di Dortmund, menjadi pemain pengganti pertama yang dimasukkan. Ia menggantikan Chilwell di menit ke-76. Nyaris bareng, Giroud digantikan Tammy Abraham. Mason Mount, yang dulu disebut-sebut sebagai kesayangan Frank Lampard, adalah pemain pengganti ketiga Chelsea lawan Wolves dengan menggantikan Ziyech.

"Saat ini saya tidak melihat banyak kelemahan. Saya akan fokus ke kekuatan kami. Perpaduan tim ini luar biasa, antara pemain berpengalaman dan kepribadian mantap, dengan talenta muda penuh ambisi," ucap Thomas Tuchel usai Chelsea bermain seri, seperti dikutip BTSport.

(krs/rin)
FOKUS BERITA Chelsea Pecat Lampard
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com