Klopp ke Lallana: Tak Usah Sungkan Disebut Legenda Liverpool

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Rabu, 03 Feb 2021 21:45 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - MAY 13:  Jurgen Klopp, manager of Liverpool laughs with Adam Lallana during a training session at the Liverpool UEFA Europa League Cup Final Media Day at Melwood Training Ground on May 13, 2016 in Liverpool, England.  (Photo by Alex Livesey/Getty Images)
Manajer Liverpool Juergen Klopp berkukuh, Adam Lallana layak dianggap sebagai legenda klub. (Foto: Alex Livesey/Getty Images)
Liverpool -

Manajer Liverpool Juergen Klopp menenangkan kegelisahan Adam Lallana. Menurut Klopp, Lallana tidak perlu sungkan karena disebut sebagai legenda Liverpool.

Lallana bergabung Brighton & Hove Albion pada mulai musim 2020/21. Sebelumnya, gelandang Inggris itu menghabiskan enam musim bersama Liverpool dengan memenangi empat trofi juara termasuk Liga Champions 2018/19, dan Premier League 2019/20.

Meski demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa Lallana tidak moncer-moncer amat selama berkostum 'merah'. Lallana membuat 178 penampilan dengan sumbangan 22 gol, namun di setengah kariernya dia justru banyak dihabiskan di ruang perawatan karena berulang kali dibekap cedera.

Manajer Liverpool Juergen Klopp menyebut Adam Lallana sebagai legenda klub sebelum meninggalkan Merseyside. Pemain berusia 32 tahun itu kabarnya merasa sebutan tersebut tidak cukup sesuai. Namun, Klopp meyakinkan Lallana, bahwa dia layak mendapatkan status legenda Liverpool.

Lallana akan kembali ke Anfield untuk pertama kalinya setelah hengkang saat Brighton menyambangi Liverpool, Kamis (4/2/2021) dinihari WIB. Klopp mesti menepikan sentimennya sementara terhadap mantan pemainnya itu.

"Tim tamu kami hari ini memiliki banyak sekali pemain berbakat tapi ada satu yang sangat familiar dengan Liverpool," ungkap Klopp di situs resmi klub. "Saya akan harus berhenti mengatakan terlalu banyak hal tentang Adam Lallana karena saya bisa menulis sebuah buku."

"Dan saya harus menghormati fakta bahwa dia adalah lawan kami hari ini ... dia ingin mengalahkan kami dan kami juga begitu. Tapi saya harus mengatakan bahwa dia dulu sangat istimewa untuk kami dan kenyataannya masih begitu.

"Ketika dia pergi, saya menggambarkan dia sebagai seorang legenda Liverpool atas kontribusi dia dan saya membaca di suatu tempat pada akhir-akhir ini kalau dia merasa sedikit malu karena hal itu. Tapi dia betul-betul tidak perlu malu. Itu adalah status yang dia peroleh dan beberapa lainnya."

"36 pertandingan Premier League semusim saya menantikan Adam bermain. Tapi ada dua yang tidak... hari ini adalah salah satunya," imbuh Klopp menantap reuni dengan Lallana.

(rin/krs)