Liverpool Seburuk-buruknya Juara Liga Inggris

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 08 Feb 2021 13:30 WIB
Liverpools Mohamed Salah, center, reacts after Manchester Citys Ilkay Gundogan scored his sides second goal during the English Premier League soccer match between Liverpool and Manchester City at Anfield Stadium, Liverpool, England, Sunday, Feb. 7, 2021. (Laurence Griffiths/Pool via AP)
Liverpool sebagai juara bertahan bapuk banget musim ini (AP/Laurence Griffiths)
Liverpool -

Kekalahan telak dari Manchester City seperti tak menunjukkan Liverpool itu juara Premier League. Sebagai juara bertahan, The Reds tampil buruk sekali musim ini.

Liverpool menjamu City yang lagi on fire di Anfield, Minggu (7/2/2021) malam WIB. Liverpool sebenarnya bisa mengimbang di babak pertama meski sempat dihukum penalti, namun eksekusi Ilkay Guendogan melayang.

Tapi, di babak kedua, Guendogan membawa City unggul 1-0 sebelum disamakan penalti Mohamed Salah. Sayangnya, dua blunder Alisson Becker membuat Liverpool harus tertinggal 1-3 saat coba mendominasi City.

Banner Liverpool Vs Man City

Gol Phil Foden menambah derita Liverpool yang akhirnya harus kalah dengan skor 1-4. Liverpool tertahan di posisi keempat klasemen dengan 40 poin dari 23 laga, selisih 10 poin dari City yang nyaman berada di puncak klasemen.

Bukan musim yang diinginkan Liverpool tentunya mengingat status mereka sebagai juara bertahan. Tengok saja, torehan poin musim ini menurun drastis ketimbang musim lalu, yakni 27 poin lebih rendah dengan jumlah laga sama.

Dikutip Opta, ini merupakan penurunan poin terbesar yang pernah dialami juara bertahan Liga Inggris di musim berikutnya. Ini saja sudah membuktikan betapa buruknya permainan Si Merah musim ini meski banyak faktor juga yang mempengaruhi seperti badai cedera.

Musim ini, Liverpool sudah kehilangan 29 poin di periode yang sama dan lebih menyakitkannya, Anfield seperti tak bertuah lagi. Tiga kekalahan beruntun sudah dilalui Liverpool, setelah sebelumnya takluk dari Burnley dan Brighton & Hove Albion.

Ini jadi kali pertamanya Liverpool mengalami ini dalam kurun waktu 58 tahun! Liverpool dan terutama Juergen Klopp harus mencari cara untuk bisa membangkitkan moral para pemain mengingat jadwal padat menunggu sepanjang bulan ini.

Pekan depan ada Leicester City yang menanti di King Power Stadium disusul duel kontra RB Leipzig di leg pertama 16 besar Liga Champions, dan Derby Merseyside kontra Everton.

"Buat saya, mereka adalah juara yang buruk. Anda bisa bilang bahwa ini adalah musim yang terjadi sekali, ini musim yang aneh, ada Corona," ujar mantan pemain Manchester United Roy Keane dikutip Sky Sports.

Banner Liverpool

Tonton juga Video: Liverpool Mau Cuci Gudang, 6 Pemain Dilepas

[Gambas:Video 20detik]



(mrp/krs)