Ngeri! Wasit Liga Inggris Mike Dean Dapat Ancaman Pembunuhan

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 09 Feb 2021 00:05 WIB
LEICESTER, ENGLAND - DECEMBER 26: Referee Mike Dean looks on before the Premier League match between Leicester City and Manchester United at The King Power Stadium on December 26, 2020 in Leicester, England. The match will be played without fans, behind closed doors as a Covid-19 precaution. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Mike Dean mendapat ancaman pembunuhan lewat media sosial. Foto: Getty Images/Michael Regan
Jakarta -

Mike Dean memutuskan istirahat sejenak dari hiruk-pikuk Liga Inggris. Langkah ini diambil oleh wasit 52 tahun tersebut usai menerima ancaman pembunuhan.

Pekan lalu, Dean diketahui mengeluarkan dua keputusan kontroversial. Pertama, ia mengusir Jan Bednarek di laga Manchester United vs Southampton pada Selasa (2/2) lalu, yang berakhir dengan skor 9-0.

Empat hari setelahnya, ia juga memberi hukuman kartu merah kepada Tomas Soucek di injury time laga Fulham vs West Ham United, yang berakhir imbang tanpa gol pada Sabtu (6/2).

MANCHESTER, ENGLAND - FEBRUARY 02: Jan Bednarek of Southampton argues with Mike Dean, the match referee during the Premier League match between Manchester United and Southampton at Old Trafford on February 02, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Phil Noble - Pool/Getty Images)Dean mengusir Bednarek (kanan) ketika laga MU vs Southampton masih dalam skor 6-0. Foto: Getty Images/Pool

Meski Mike Dean sudah mengecek Video Assistant Referee (VAR) lebih dulu sebelum mengeluarkan dua keputusan itu, namun pada akhirnya FA menganulirnya setelah Southampton dan West Ham mengajukan banding.

Kedua hal itu diyakini menjadi alasan utama Dean menjadi sasaran kritik di media sosial. Namun yang kelewatan, ia dan keluarganya juga diancam akan dibunuh. Dean akhirnya melaporkan hal ini ke kepolisian.

Badan yang mengurus ofisial pertandingan sepakbola profesional Inggris, yakni PGMOL, mengutuk segala tindakan ancaman kepada Dean. Mereka menyatakan akan terus memberikan dukungan pada Dean.

LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 06: Tomas Soucek of West Ham appeals to match referee Mike Dean after being shown a red card during the Premier League match between Fulham and West Ham United at Craven Cottage on February 06, 2021 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Clive Rose/Getty Images)MIke Dean juga mengusir Soucek (tengah) di pengujung laga Fulham vs West Ham. Foto: Getty Images/Clive Rose

"Banyaknya ancaman dan kekerasan verbal dalam kasus ini benar-benar tak bisa diterima, dan kami akan terus mendukung Mike yang sudah melaporkan kejadian ini ke polisi," kata Managing Director PGMOL, Mike Riley.

"Tak satu pun yang pantas menjadi korban dari pesan-pesan menjijikkan tersebut. Pelecehan lewat media sosial tak bisa diterima dalam aspek apapun dalam hidup, dan banyak yang harus dilakukan untuk membasmi hal ini," sambungnya.

Mike Dean dikabarkan masih akan bertugas pada laga babak kelima Piala FA antara Leicester City vs Brighton & Hove Albion, Kamis (11/2) dini hari WIB, namun untuk laga Liga Inggris di akhir pekan, ia meminta tak dilibatkan dulu.

(adp/raw)