Pengakuan 'Dosa' Eden Hazard Semasa di Chelsea

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 09 Feb 2021 10:30 WIB
Soccer Football - Premier League - Chelsea v Watford - Stamford Bridge, London, Britain - May 5, 2019  Chelseas Eden Hazard applauds the fans before the match   Action Images via Reuters/Matthew Childs  EDITORIAL USE ONLY. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or
Pengakuan 'Dosa' Eden Hazard Semasa di Chelsea (Reuters)
London -

Eden Hazard menjadi pemain bintang Chelsea kala tujuh tahun berseragam biru-biru. Namun faktanya, Hazard ternyata lebih mengidolai Arsenal!

Eden Hazard diboyong Chelsea dari Lille di tahun 2012 seharga 35 juta euro atau setara Rp 59 miliar. Tahun 2019, Hazard kemudian ditebus Real Madrid dengan harga mahal sebesar 115 juta euro atau setara Rp 1,9 triliun.

Selama di Chelsea, pemain asal Belgia itu mencatatkan pengalaman manis. Enam titel dipersembahkan, termasuk dua kali juara Premier League.

BAKU, AZERBAIJAN - MAY 29:  Eden Hazard of Chelsea celebrates victory with the UEFA League trophy after the UEFA Europa League Final between Chelsea and Arsenal at Baku Olimpiya Stadionu on May 29, 2019 in Baku, Azerbaijan. (Photo by Michael Regan/Getty Images)Eden Hazard begitu sukses kala di Chelsea (Michael Regan/Getty Images)

Eden Hazard mencatatkan total 352 penampilan di Chelsea di seluruh kompetisi dengan torehan 110 gol dan 92 assist. Hazard benar-benar menjelma menjadi idola di Chelsea.

Namun kini, Hazard mengungkapkan fakta yang mungkin belum banyak orang tahu. Sebelum bergabung dengan Chelsea, Hazard rupanya mengidolai rivalnya The Blues, Arsenal!

"Ketika saya masih kecil tim yang paling suka saya tonton adalah Tim Nasional Prancis," ujar Hazard kepada Front Foot.

"Pemain yang paling saya kagumi adalah Zinedine Zidane dan Thierry Henry," lanjutnya.

Eden Hazard melanjutkan, Arsenal kala tahun 2000-an memiliki banyak pemain top Prancis. Selain Henry, masih ada banyak lagi dan Arsenal pun jadi favoritnya Hazard.

"Saya sangat menyukai tim Arsenal saat itu. Mereka juga memiliki Robert Pires, Sylvain Wiltord, dan Patrick Vieira, pemain-pemain Prancis yang saya tonton saat saya tumbuh dewasa," terang Hazard.

"Sulit bagi saya untuk mengakui hal tersebut karena hubungan saya dengan Chelsea," tutupnya.

LONDON - DECEMBER 28: Thierry Henry of Arsenal controls the ball during the Barclays Premiership match between Arsenal and Portsmouth at Highbury on December 28, 2005 in London, England. (Photo by Clive Mason/Getty Images)Thierry Henry yang diidolai Eden Hazard (Clive Mason/Getty Images)

Tonton Video: Tertatih-tatih di Madrid, Hazard Masih Dipercaya Zidane

[Gambas:Video 20detik]



(aff/krs)