Pulisic Lagi Gak Asyik di Chelsea

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 16 Feb 2021 23:15 WIB
BARNSLEY, ENGLAND - FEBRUARY 11: Christian Pulisic of Chelsea makes his way back to the dressing room after the match during The Emirates FA Cup Fifth Round match between Barnsley and Chelsea at Oakwell Stadium on February 11, 2021 in Barnsley, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Christian Pulisic lagi gak asyik di Chelsea (Getty Images/Laurence Griffiths)
London -

Christian Pulisic seharusnya bisa jadi andalan Thomas Tuchel. Tapi, faktanya, Pulisic malah terpinggirkan dari skuat Chelsea saat ini. Lo, kenapa?

Pulisic memang sulit bersinar di Chelsea musim ini karena gangguan cedera. Dia baru tampil 21 kali dengan torehan dua gol dan satu assist di seluruh kompetisi.

Ketika Frank Lampard dipecat dan Tuchel masuk, Pulisic boleh jadi berharap dia makin sering dimainkan. Sebab, Tuchel pernah melatih Pulisic di Borussia Dortmund dan tahu kualitasnya seperti apa.

Sayangnya kenyataan tidak sesuai harapan, ketika Pulisic malah cuma main 84 menit dari 10 pertandingan bersama Tuchel di Premier League. Bahkan Pulisic cuma duduk di bench saat Chelsea mengalahkan Newcastle United, Selasa (16/2/2021) dini hari WIB dengan skor 2-0. Sebelumnya, Pulisic juga absen saat Chelsea mengalahkan Sheffield United 2-1.

Ini tentu jadi kondisi yang tak diinginkan Pulisic yang sejak dibawa ke Chelsea memang sulit tampil maksimal, karena hantaman cedera. Maka wajar masa depan Pulisic mulai dispekulasikan karena persaingan di lini serang Chelsea begitu ketat saat ini.

Terkait kondisi Pulisic saat ini, Tuchel meminta fans untuk bersabar dan meyakini pemain Amerika Serikat tersebut akan makin membaik ke depannya.

"Well, hari ini kami akhirnya melakukan pergantian pemain di babak pertama karena cedera dan kami rada bingung saat memutuskan, apakah memainkan Christian setelah laga Piala FA atau jadi pemain pengganti dan menurunkan starting eleven yang berbeda," ujar Tuchel seperti dikutip ESPN.

"Sayangnya kami harus melakukan tiga pergantian yang membuat para pemain sangat sulit mendapatkan waktu bermain dan memberikan performa bagus. Pergantian ketiga memang lebih sulit, Anda tidak mau melakukannya lebih cepat," sambungnya.

"Jadi kami selalu melakukannya di tengah laga karena kami hanya ingin meraih kemenangan."

"Christian memang pantas jadi starter, dia pantas juga jadi pemain pengganti, jadi saya harap dia terus tampil oke dan saya yakin dia akan punya pengaruh penting untuk kami serta memberikan dampak luar biasa ke depannya," tutup Tuchel.

(mrp/yna)